Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

 

KB-TK Bosowa Bina Insani Gelar Pekan Intensif Ramadhan

Selasa 22 May 2018 20:52 WIB

Red: Irwan Kelana

Suasana Pekan Intensif Ramadhan yang digelar oleh KB-TK Bosowa Bina Insani.

Suasana Pekan Intensif Ramadhan yang digelar oleh KB-TK Bosowa Bina Insani.

Foto: Dok SBBI
Tujuannya mengenalkan kepada anak sejak dini rukun Islam yang keempat, yaitu puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – KB-TK Bosowa Bina Insani mengadakan acara Pekan Intensif Ramadhan. Kegiatan tersebut digelar di Sekolah KB-TK Bina Insani,  Bogor, Jawa Barat, 21-31 Mei 2018.

“Pekan Intensif Ramadhan  ini diikuti seluruh siswa KB-TK Bosowa Bina Insani yang berjumlah 80 orang,” kata Ketua Panitia Pekan Intensif Ramadhan  Heni Marlina dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (22/5).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan kepada adak sejak dini rukun Islam yang keempat, yaitu puasa. Selain itu, agar anak terbiasa melakukan ibadah seperti wudhu dan shalat Dhuha.

Tidak kalah pentingnya adalah melatih anak untuk tampil berani dan percaya diri. “Di samping itu, juga melatih anak untuk semangat berbagi dengan yatim piatu dan  dhuafa,” kata Heni.

photo

Suasana Pekan Intensif Ramadhan yang diadakan oleh KB-TK Bosowa Bina Insani.

Heni menyebutkan, rangkaian acara Pekan Intensif Ramadhan itu antara lain, pembiasaan wudhu dan shalat Dhuha, serta muraja'ah (mengulang bacaan/ menyetor hapalan Quran) surat-surat  pendek,  dari Surat an-Naas sampai  adh-Dhuha.

Ada pula mewarnai gambar masjid dan membuat kreativitas kartu Lebaran. “Anak-anak juga berkesempatan mendengarkan cerita Sirah Nabawiyah, yakni tentang Nabi Yusuf dan melihat tayangan film Nabi Yusuf,” tuturnya.

Kegiatan lainnya adalah storry telling dan lomba lagu-lagu Islami; menari (gerak dan  lagu)  lagu-lagu Islami, operet guru (membahas tentang puasa), serta  dongeng (Kak Iki Yosan).

“Pekan Intensif Ramadhan itu juga diisi dengan santunan yatim piatu dan dhuafa lingkungan sekitar, serta bazar murah baju dan barang-barang  layak pakai,” papar Heni Marlina.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES