Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Gelar Rapat Teknis UNBK

Rabu 14 March 2018 00:43 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani

Pelaksanaan UNBK / Ilustrasi

Pelaksanaan UNBK / Ilustrasi

Foto: Republika/Rizky Suryarandika
Persiapan teknis termasuk pendistribusian bantuan laptop ke seluruh SMP Negeri

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputerisasi (UNBK) 2018, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kordinasi. Rapat ini guna membahas teknis dan persiapan UNBK yang berlangsung beberapa bulan ke depan.

"Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan teknis, dan persiapan penyelenggaraan UNBK dari segala bidang telah terakomodasi dengan baik," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Luthfie Syam di Gedung Tegar Beriman, Kompleks Pemda Cibinong, Selasa (13/3)

Lutfie menegaskan pihaknya tengah fokus melakukan persiapan teknis termasuk pendistribusian bantuan laptop ke seluruh SMP Negeri yang akan melakukan UNBK. Kegiatan Rakor juga dihadiri beberapa instansi, seperti pelaksana tugas, kepala sekolah, hingga elemen Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD) terkait.

Bantuan laptop sejumlah 4.670 unit, serta prangkat komputer server sebanyak 208 akan diberikan bagi SMP di Kabupaten Bogor. Dengan total penerima mencapai 86 SMP Negeri di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Bantuan tersebut dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2018. "Pengadaannya dilakukan dengan sistem pembelian di e-Catalog," ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kabupaten Bogor, Hidayat mengatakan, pihaknya telah mengimbau kepada sekolah-sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK. Himbauan yang diberikan yaotu agar melakukan koordinasi kepada instansi penyedia jasa layanan internet dan listrik sekitar supaya tidak terjadi masalah saat pelaksanaan.

"Hal ini dilakukan lantaran hingga saat ini, masih ada beberapa sekolah yang memiliki kendala terkait, kekuatan arus listrik dan koneksi internet," ujar Hidayat.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Non Formal Disdik Kabupaten Bogor Amsohi juga menambahkan, tahun ini sebanyak 108 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), akan menggelar UNBK jenjang Kesetaraan.Total warga belajar paket B dan C yang akan mengikuti UNBK berjumlah, 8,663 perserta. Dengan penyebaran lokasi indukan di 40 titik lokasi, sedangkan 18 lainnya menggelar ujian secara mandiri, ucapnya.

Perlu diketahui, pelaksanaan UNBK jenjang Pendidikan Dasar (Pendas), dan Kesetaraan tahun ajaran 2018/2019, akan melibatkan sebanyak 102.246 perserta.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA