Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Posisi Bahasa Ibu Kian Tersisihkan

Rabu 21 Februari 2018 16:13 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Dwi Murdaningsih

Kamus Besar Bahasa Indonesia, ilustrasi

Kamus Besar Bahasa Indonesia, ilustrasi

Masyoritas anak muda Indonesia kini lebih bangga menggunakan bahasa asing.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dadang Sunendar menyebut, saat ini posisi bahasa daerah kian tersisihkan. Anak muda, sebagai pewaris bahasa ibu pun tidak banyak yang berkontribusi untuk melestarikan bahasa daerahnya.

Menurut Dadang, mayoritas anak muda bahkan masyarakat Indonesia secara umum, lebih gengsi menggunakan bahasa asing ketimbang bahasa daerah dan bahasa Indonesia. Padahal, bahasa Indonesia tersebut mencerminkan marwah dan jatidiri bangsa.

"Tapi bukan dalam arti kami tidak mendukung penggunaan bahasa asing ya. Tapi, sesuai dengan amanat UU, kita harus menempatkan bahasa ibu dan bahasa Indonesia di atas bahasa asing," kata Dadang di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (21/2).

Untuk itu, dia menyatakan, perlu ada upaya masif dari semua pihak untuk mendorong pelestarian bahasa ibu. Salah satu model yang bisa digunakan, kata dia, dengan menggelar karya tulis menggunakan bahasa daerah, sosialisasi melalui media sosial, dan mengajak anak muda secara langsung untuk berpartisipasi dalam pelestarian bahasa ibu.

"Agar tidak punah ya harus ada sosialisasi yang masif kepada para pemuda, tentunya tidak lepas dari peran pemerintah daerah juga," kata Dadang.

Sementara itu, pada tanggal 21 Februari ini juga bertepatan dengan peringatan hari Bahasa Ibu Internasional. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organizational (UNESCO) pun mengulangi komitmennya terhadap keragaman bahasa.

Menurut dia, UNESCO juga mengingatkan, semua pihak untuk merayakan hari bahasa Ibu sebagai pengingat bahwa keanekaragaman bahasa dan multilingualisme sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 Juni 2018, 11:38 WIB