Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

SMAIT Nurul Fikri Punya BI Corner

Senin 05 Feb 2018 07:42 WIB

Red: Irwan Kelana

Peresmian BI Corner di SMAIT Nurul Fikri.

Peresmian BI Corner di SMAIT Nurul Fikri.

Foto: Dok NF
Dengan adanya BI Corner, diharapkan minat baca di kalangan siswa bisa meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Ketua Umum Asosiasi Pekerja Profesional Informasi Sekolah Indonesia (APISI), Hanna Chaterina George, meresmikan dibukanya Bank Indonesia (BI) Corner di Perpustakaan SMA Islam Terpadu (SMAIT) Nurul Fikri, Bogor, Jawa Barat,  Kamis (1/2). Acara peresmian ini dihadiri oleh Kepala Departemen Learning Resources Center (LRC) SIT Nurul Fikri, Nita Heryanti, dan  Wakil Kepala Sekolah SMAIT Nurul Fikri, Putut Sujadi.

Kepala LRC SIT Nurul Fikri, Nita Heryanti, mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kepedulian dan perhatiannya kepada siswa. BI Corner yang terletak di ruang Perpustakaan SMAIT Nurul Fikri akan membantu siswa tentang ekonomi, BI, dan lain-lain.

"Alhamdulillah, SMAIT Nurul Fikri mendapat tambahan sumber belajar yang memang sangat dibutuhkan terutama untuk di bidang ekonomi," kata Nita dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (3/2).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAIT Nurul Fikri, Putut Sujadi mengemukakan,  program BI Corner penting untuk sekolah SMAIT Nurul Fikri dan sekolah umum lainnya. "Karena bahan pustaka yang banyak dan berkualitas yang ada di suatu sekolah itu sangat menunjang peningkatan kualitas belajar kita semua, baik siswa maupun  guru," tambah Putut.

Ketua APISI – selaku partner BI Corner -- Hanna Chaterina George berharap dengan adanya BI Corner di setiap sekolah, penerima manfaat bisa meningkatkan minat baca dan keberadaan BI bisa semakin dekat dengan masyarakat khususnya masyarakat sekolah.

"Diharapkan minat baca di kalangan siswa bisa meningkat, karena selain buku-buku nonfiksi tentang perekonomian, perbankan, enterpreneurship, leadership juga ada buku-buku fiksi bacaan populer yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris," tuturnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA