Rabu 19 Sep 2018 18:48 WIB

Tim UNS Raih JAMA Award di Student Formula Jepang 2018

JAMA Award tim yang mampu menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi tanpa pinalti.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Dwi Murdaningsih
Tim Bengawan UNS.
Foto: uns
Tim Bengawan UNS.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Tim Bengawan Formula Student Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memperoleh JAMA Chairman Award dari ajang Student Formula Japan (SFJ) ke-16 yang dilaksanakan di Ecopa Stadium, Shizuoka Jepang pada 4-9 September 2018. General Manajer Bengawan Formula Student UNS, Farlian, mengatakan penghargaan tersebut merupakan yang pertama kali diraih Bengawan, setelah beberapa kali mengikuti Student Formula Jepang.

Dari enam tim perguruan tinggi Indonesia yang mengikuti SFJ, hanya tiga tim yang berhasil mendapatkan JAMA Awards. Salah satunya tim Bengawan Formula Student Automotive Engineers (FSAE) UNS. Penghargaan tersebut hanya diberikan kepada tim yang mampu menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi tanpa dikenai pinalti oleh panitia serta lolos endurance.

"Kami sangat bangga bisa mendapatkan penghargaan ini karena berarti kami dapat menyelesaikan setiap tahap mulai dari inpeksi hingga race dan seluruh event dengan baik tanpa melakukan kesalahan maupun kekurangan yang menyebabkan pengurangan poin," kata Farlian melalui siaran pers, Rabu (19/9).

photo
Tim Bengawan UNS.

Farlian menceritakan perjuangan timnya hingga meraih penghargaan tersebut. Timnya berusaha mengerjakan dan mempersiapkan mobil serta setiap persyaratan termasuk dokumen sebaik mungkin. Timnya memastikan semuanya tanpa kesalahan dan pelanggaran yang menyebabkan pengurangan poin selama event berlangsung. Setiap tahap lomba kami juga berusaha semaksimal mungkin  untuk melewatinya tanpa kesalahan," ucap dia.

Dosen Pembimbing Bengawan FSAE UNS, Agung Tri Wijayanta mengaku sudah menyusun strategi agar bisa tampil lebih baik pada tahun depan. Nantinya, tim UNS akan melibatkan satu pengemudi (driver) wanita. "Driver wanita kemampuannya sebenarnya sama dengan laki-laki. Hanya saja, wanita bisa lebih hati-hati, cocok sekali buat uji rem," ujarnya.

Kondisi rem, lanjut Agung, termasuk salah satu penilaian dalam tahap Technical Inspection. Agar bisa mengikuti Dynamic Events, setiap mobil rancangan harus menjalani empat tes, yakni Scrutineering, Tilt and Weight, Noise/Rain dan Brake (rem). Jika lolos semua, mereka akan mendapatkan empat stiker.

Dari keseluruhan performa, Bengawan UNS berhasil memperoleh peringkat ke-69 dari 103 tim yang berlaga. Hasil itu menjadikan Bengawan menempati posisi empat terbaik dari enam tim yang dikirim dari Indonesia. UNS berhasil mengungguli tim Universitas Indonesia (UI) yang ada di urutan 79 dan Universitas Islam Indonesia (UII) yang mendapat peringkat 89.

Capaian tersebut merupakan hasil akumulasi dari beberapa kategori yang dilombakan. Seperti bidang technical inspection dan dokumen, bussiness logic plan, design report presentation, cost report presentation, skidpad, autocross, accelaration, efficency, dan endurance.

Student Formula Japan (SFJ) merupakan ajang kompetisi tahunan Automotive Engineers of Japan (JSAE). Dalam event ini peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan pembuatan objek yang dapat memberikan kontribusi pada perluasan industri otomotif Jepang.

Kompetisi ini digelar sejak 2003 sebagai kegiatan publik, agar siswa dapat benar-benar membuat objek, mengembangkan keahlian dan juga sebagai latihan bagi calon pelaku industri otomotif.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement