Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

BSN Apresiasi Lab Penelitian dan Pengujian Terpadu di UGM

Kamis 22 Mar 2018 10:52 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Esthi Maharani

UGM

UGM

Foto: ugm.ac.id
Masih sangat sedikit laboratorium di perguruan tinggi yang mendapat akreditasi

REPUBLIKA.CO.ID,  SLEMAN -- Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya, memberikan apresiasi adanya laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Terlebih, saat ini masih sangat sedikit laboratorium di perguruan tinggi yang mendapat akreditasi.

"Karenanya, saya sampaikan apresiasi kepada LPPT yang sudah terakreditas KAN," kata Bambang saat mengunjungi LPPT Universitas Gadjah Mada.

Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) itu sendiri merupakan satu dari tiga lab yang ada di UGM. Hebatnya, laboratorium penguji dan laboratorium kalibarsinya sama-sama sudah terakreditasi KAN.

Ia menilai, keberadaan laboratorium penguji yang sudah terakreditasi sangat penting. Lewat akreditasi dirasa akan meningkatkan kepercayaan penggunanya terhadap lab itu sendiri, sebagai tempat yang memiliki kompetensi penilaian kesesuaian.

Bambang turut memberikan dukungan atas program afilisasi laboratorium yang telah dilakukan LPPT UGM sejak 2010 lalu. Melalui afiliasi ini, LPPT menjalin kerja sama dengan lab-lab fakultas yang ada di lingkungan UGM>

Kerja sama dilaksanakan dalam pengembangan kompetensi demi mendapatkan akreditasai ISO/IEC 17-25.2005 parameter uji yang dikembangkan laboratorium yang bekerja sama dengan LPPT UGM. Hingga kini, LPPT UGM telah berafiliasi dengan 13 lab dari tujuh fakultas di UGM.

"Dengan adanya program afiliasi seperti ini akan sangat membantu laboratorium-laboratorium di fakultas agar dapat segera memperoleh status akreditasi, saya pikir ini program yang sangat baik dan bisa ditiru universitas-universitas lain," ujar Bambang.

LPPT UGM sendiri telah mengembangkan sebuah sistem informasi yang mencakup kegiatan pengujian, penelitian, kalibrasi dan bahan kimia. Sistem informasi ini dikembangkan tidak hanya untuk pemanfaatan internal LPPT UGM.

Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UGM, Kuwat Triyana menuturkan, sistem informasi yang dikembangkan dapat pula diakses pengguna LPPT. Hal itu ditegaskan pria yang pernah menjabat Manajer Mutu LPPT UGM saat menerima kunjungan Kepala BSN.

"Sistem informasi bisa digunakan customer LPPT untuk mengecek status pengujian dan kalibrasi," kata Kuwat.

Setelah melakukan kunjungan ke LPPT UGM, Bambang berkesempatan mengunjungi laboratorium Teknik Tegangan Tinggi (TTT) yang berlokasi di Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik UGM. Lab TTT itu merupakan salah satu lab yang berafiliasi dengan LPPT UGM.

Pada kesempatan itu, Kepala BSN mengungkapkan, pemilihan laboratorium TTT sebagai salah satu laboratorium afiliasi yang dikunjungi lantaran parameter-parameternya yang potensial. Terutama, untuk kerja sama dengan perusahaan-perusahaan multinasional.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA