Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Jumlah Profesor di UMP Bertambah

Rabu 14 March 2018 23:44 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Esthi Maharani

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Foto: wordpress.com
Dr Tanto Sukardi dikukuhkan sebagai profesor dalam ilmu pendidikan sejarah

REPUBLIKA.CO.ID,  PURWOKERTO -- Jumlah profesor di jajaran staf pengajar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), makin bertambah. Hal ini menyusul pengukuhan Dr Tanto Sukardi sebagai profesor dalam ilmu pendidikan sejarah, yang dilaksanakan dalam sidang senat terbuka di ruang AK Ansori Lantai 3 Gedung Rektorat UMP, Rabu (13/03).

Sidang senat ini dihadiri oleh jajaran Rektor dan Wakil Rektor, Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas dan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyumas, Plt Bupati Banyumas, Budayawan Banyumas, Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, jajaran pimpinan seluruh fakultas dan jurusan.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Dr Tanto Sukardi mengatakan, ukuran kualitas pendidikan saat ini tidak hanya diukur dengan standar lokal dan nasional saja. Seiring dengan globalisasi, mutu pendidikan di suuatu negara akan diukur dengan standar global. Namun dia menilai, aspek manajemen pendidikan baik di tingkat pusat maupun daerah masih belum berjalan baik.

 

''Kelemahan dalam aspek manajemen pendidikan ini menyebabkan kurang memuaskannya pendidikan kita,'' katanya.

Prof Tanto juga menyebutkan, sistem kurikulum sebagai acuan pelaksanaan pendidikan di lapangan, masih perlu dibenahi dan diluruskan. Hal ini mengingat kurikulum dalam ditafsirkan secara berbeda-beda tergantung cara pandang dan penekanannya.

Idealnya, kata dia, pengembangan karakter, pengetahuan dan pembelajaran, harus tergambar dalam isi setiap kurikulum. ''Namun dalam implementasinya, kurikulum selama ini masih bertumpu pada pandangan konservatif yang tidak menempatkan peserta didik sebagai subyek kegiatan pendidikan,'' jelasnya.

Menurutnya, hal ini ditandai dengan terlalu ditekankannya kemampuan kognitif yang akhirnya dapat mematikan kreativitas anak, serta isi atau substansi kegiatan pembelajaran yang terlalu tinggi, teoritis, abstrak dan mencakup banyak hal,'' katanya.

Dalam rapat senat pengukuhan tersebut, Rektor UMP Dr H Syamsuhadi Irsyad MH mengatakan, dengan ditetapkannya Dr Tanto Sukardi MHum sebagai profesor, sejalan dengan upaya UMP saat ini menjadi world class university.

''Jabatan akademik tertinggi yang diraif Prof Tanto, bisa membawakan kemajuan dan perkembangan di UMP. Semoga pula, para dosen yang lain bisa mengikuti jejaknya,'' katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES