Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Peresmian Bilingual Area di STEI Tazkia

Senin 19 Februari 2018 17:47 WIB

Red: Agus Yulianto

Peresmian Bilingual Area di STEI Tazkia

Peresmian Bilingual Area di STEI Tazkia

Foto: dok. STEI Tazkia
Penggunaan bahasa sangat penting dalam bermasyarakat serta sebagai alat komunikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kampus Matrikulasi STEI TAZKIA meresmikan program penggunaan bahasa Inggris dan Arab setiap Jumat di area Kampus Matrikulasi STEI TAZKIA. Program ini bertujuan untuk melatih seluruh mahasiswa agar terbiasa menggunakan bahasa internasional. Acara dibuka dengan pembacaan Alquran serta penerjemahannya ke dalam bahasa Inggris oleh Lalu Rizky dan Asril Suwandi.

Dalam keterangannya yang disampaikan kepada Republika.co.id, Senin (19/2), Ketua BIM bagian TLC Farid menyampaikan, penggunaan bahasa sangat penting dalam bermasyarakat serta sebagai alat komunikasi yang sangat harus diperhatikan. Program ini dibuka dan diresmikan langsung oleh ketua BIM Ahmad Karim dengan beberapa pembacaan komitmen untuk tetap istiqomah menggunakan bahasa Inggris dan Arab di area kampus matrikulasi STEI TAZKIA.

Program ini juga bertujuan agar seluruh mahasiswa di STEI TAZKIA mampu bersaing bukan hanya di kancah nasional, tapi juga internasional. Mengingat, perkembangan teknologi dan persaingan global yang makin ketat membuat generasi sekarang harus mampu berfikir kreatif serta inovatif untuk bersaing dalam meraih kesuksesan.

Kepala HRD TAZKIA Arijulman menganjurkan, agar penggunaan bahasa arab dan Inggris bukan hanya dilakukan di hari Jumat saja, tapi dilakukan setiap hari. "Bahasa itu harus dibiasakan setiap hari, kalo bisa penggunaan bahasa Inggris dan Arab dilakukan setiap hari agar jadi kebiasaan. Belajar dan jangan pernah putus asa adalah kunci agar kita bisa menghadapi apapun. Bahkan, saya juga berharap kita mampu membuat seluruh kelas yang ada di STEI TAZKIA menjadi kelas internasional," ujarnya.

Wakil Direktur Matrikulasi Dr H Arip Rahman menambahkan, dalam belajar jangan pernah takut salah, tapi takutlah akan tidak mau belajar. "Kita bukan orang Arab dan Ingris jadi salah sedikit-sedikit itu biasa, coba dan belajar perlahan-lahan serta biasakan, insya Allah kita pasti bisa. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita benar-benar ingin menekuni sesuatu pasti kita bisa" ujarnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan kain putih bertuliskan "our commitment" untuk menandakan serta menyatakan komitmen mahasiswa untuk menggunakan bahasa inggris dan Arab yang dimulai oleh Ketua BIM Ahmad Karim dan Ustad Arip diikuti seluruh mahasiswa STEI TAZKIA. Ke depannya mahasiswa dan jajaran STEI TAZKIA diharapkan mampu berbahasa Inggris dan Arab serta mampu bersaing di kancah internasional untuk menjadi ekonom rabbani yang berkualitas tinggi.

Sumber : rilis
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 Juni 2018, 11:38 WIB