Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Karya Peneliti IPB Raih Anugerah Kekayaan Intelektual Nasional

Selasa 19 Jul 2016 13:41 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Muhammad Firdaus.

Muhammad Firdaus.

Foto: IPB

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Peneliti yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), Institut Pertanian Bogor (IPB) Muhammad Firdaus mendapat Anugerah Kekayaan Intelektual Nasional (KIN) dan World Intellectual Property Organization (WIPO) Awards dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Republik Indonesia (DJKI Kemenkumham RI). Penghargaan ini diberikan pada Firdaus atas karyanya berupa perangkat lunak (software) Sistem Informasi Kelayakan Usaha Hortikultura (SIKUH).

Penghargaan ini juga diberikan sebagai apresiasi kepada kreator, inventor, inovator dan penggiat kekayaan intelektual dengan 13 kategori yang masing-masing dimenangkan satu orang. Pemberian penganugerahan KIN dan WIPO Awards diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Senin (18/7) di Istana Wakil Presiden RI.

SIKUH, suatu terobosan pada sistem informasi yang dapat digunakan untuk membantu pebisnis, petani atau penyuluh dalam mengembangkan usaha hortikulturanya. Sistem ini merupakan integrasi Prosedur Operasi Baku (POB) atau Satuan Operasional Prosedur (SOP) budidaya komunitas yang sebagian disusun dari Buku SOP keluaran Kementerian Pertanian ditambah analisis ekonomi.

Melalui SIKUH pengguna dapat melakukan simulasi terhadap aspek produktivitas, harga produksi, harga jual hingga mengetahui jumlah keuntungan secara akurat. Pengguna juga dapat mengetahui setiap tahap SOP budidaya suatu komoditas. “SIKUH dapat menampilkan simulasi usaha dari luas lahan setengah,  satu, dua, dan lima hektar dengan data serta SOP yang telah divalidasi  tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) IPB,” ujar dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES