Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Tim ITS Siap Hadapi Kontes Robot Nasional

Jumat 13 May 2016 17:06 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Dwi Murdaningsih

Kontes Robot Indonesia

Kontes Robot Indonesia

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya siap menghadapi Kontes Robot Nasional 2016 yang akan digelar 1-4 Juni 2016. Kontes robot ini akan melombakan lima kategori, yakni Kontes Robot Abu Indoensia (KRAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KSBI), Kontes Robot Seni Indoensia (KRSI), Kontes Robot Pemadam Api Beroda dan Kontes Robot Pemadam Api Berkaki.

Ketua Pembimbing Tim Robot ITS, Rudy Dikairono, mengatakan, tim ITS akan mengirim perwakilan untuk lima kategori tersebut. Sebelumnya, di tingkat regional yakni Regional IV yang terdiri atas Jawa Timur dan Indonesia bagian timur, ITS mendapat juara pertama untuk dua kategori. Yakni, KSBI dan Kontes Robot Pemadam Api Berkaki. Sedangkan untuk tiga kategori lainnya, ITS mendapat juara kedua.

“Memang selama ini juara-juara itu datang dari Regional IV, karena perkembangan output yang paling pesat di Regional IV. Target kita realistis, yang runner up ini bisa juara satu,” ungkap Rudy saat ditemui wartawan di Gedung Robotika ITS Surabaya, Jumat (13/5).

Menurutnya, saingan terberat yakni Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang juga menjadi saingan di babak final kontes robot tingkat regional. Saat babak final beberapa waktu lalu, untuk kategori KRAI, Rudy mengakui Tim Robot ITS secara catatan waktu bisa bersaing dengan PENS, bahkan lebih cepat sedikit. Namun, ada sedikit kesalahan sensor pada robot tim ITS sehingga menyabet juara kedua. Untuk waktu yang dicapai tim ITS yakni 30 detik, sedangkan tim PENS 36 detik.

“Secara performa sudah bagus, kehandalannya saja yang perlu kita tingkatkan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Tim ITS berupaya mempercepat waktu tempuh robot menjadi di bawah 25 detik. Timnya juga akan menambah mekanik tambahan dan sensor tambahan. Sebab, jika satu sensor mengalami kegagalan maka sensor yang lain bisa menjadi pengganti. Jika ITS menyabet juara di ajang tingkat nasional nanti, ITS akan berkompetisi di kontes robot tingkat internasional di Thailand pada Agustus mendatang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA