Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Gerakan Subuh Berjamaah di Kampus ITS Diikuti 5.000 Jamaah

Sabtu 29 Aug 2015 22:54 WIB

Rep: c35/ Red: Taufik Rachman

ITS

ITS

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Lebih dari 5.000 jamaah memadati masjid kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Manarul Ilmi guna melaksanakan ibadah shalat Subuh berjamaah. Hari ini, Sabtu (29/8) merupakan launching program Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Manarul Ilmi yang dicanangkan oleh Rektor Joni Hermana.

Launching Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini juga bertepatan dengan ospek mahasiswa baru ITS yang mereka namai Generasi Integralistik (GERIGI). Meskipun demikian, launching tersebut juga terbuka untuk umum, sehingga banyak masyarakat sekitar yang berpartisipasi shalat Subuh berjamaah di Masjid Manarul Ilmi.

"Adanya kegiatan seperti ini di kampus ITS karena saya ingin memberi bekal kecerdasan spiritual kepada mahasiswa baru supaya kalau lulus nanti menjadi sarjana yang bijak, intelek dan bukan budak teknologi semata," katanya kepada Republika, Sabtu (29/8).

Selain itu, seperti yang direncanakan Rektor Joni sebelumnya, pada launching ini juga dibagikan sarapan pagi bagi jamaah. Bahkan Rektor Joni mengaku terdapat jamaah yang tidak mendapatkan sarapan meskipun sudah disediakan sebanyak 5.500 kotak.

"Jamaahnya membludak hingga lapangan parkir masjid seperti saat shalat Ied," lanjutnya. Selain sarapan gratis, jamaah juga mendapatkan siraman rohani dari Budi Ashari, ustadz pembina Parenting Nabawiyah.

Guru Besar Teknik Lingkungan ini menjelaskan, shalat shubuh dipilih karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan-keutamaan bagi spiritualitas mahasiswa. Dia yang mengaku mengutip gerakan tersebut dari negara Turki ini ingin mahasiswanya menjadi pribadi yang baik dan berguna untuk masyarakat. Dimana dalam jangka panjang kebiasaan baik ini dapat menjadi solusi bangsa yang sedang mengalami krisis seperti saat ini.

Dia menekankan bahwa Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Manarul Ilmi ini hanya anjuran, bukan mewajibkan. Dia hanya mengharapkan keberkahan yang melimpah jika jamaah Subuh di Masjid Manarul Ilmi bisa sebanyak shalat Jumat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA