Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Dua Dosen IPB Raih L'Oreal Award

Jumat 10 Oct 2014 18:00 WIB

Red: Taufik Rachman

Gedung IPB

Gedung IPB

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR--Dua pengajar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Nanik Purwanti,S.TP, M.Sc dan drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, Ph.D. meraih penghargaan National Fellowship L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2014.

Berawal dari bidang material science, Nanik menyusun proposal penelitian tentang potensi serat dari protein untuk dimanfaatkan sebagai mikrokapsul. Mikrokapsul tersebut nantinya digunakan sebagai controlled release devices (alat pelepas terkontrol) untuk bahan pangan dan nutraceutical. Nanik berhasil menjadi pemenang dalam program National Fellowship L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2014.

“Kebetulan saya mempelajari pemanfaatan protein yang sejenis ketika S3 di Belanda dan postdoc di Jepang. Walaupun pada saat itu saya tidak mempelajari tentang protein tersebut dalam bentuk serat. Serat dari protein ini telah dipelajari oleh beberapa rekan S3 yang berada dalam satu group dengan saya,” ujar  Nanik yang juga staf pengajar di Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

Dalam proposal yang diajukan ke L'Oreal, penelitian  yang diajukan merupakan penelitian lanjutan terkait eksplorasi dan pemanfaatan jenis protein yang berbeda untuk tujuan yang sama.

"Berdasarkan seleksi dewan juri tanggal 25 Agustus, proposal tersebut lolos untuk dipresentasikan pada 26 September yang lalu dan dinyatakan dapat didanai oleh program L'Oreal," tambah wanita kelahiran Sukoharjo 33 tahun lalu ini.

Ke depannya, ia akan mengerjakan riset ini dengan melibatkan para mahasiswa. Nanik juga mengerjakan kelanjutan risetnya ketika postdoc di Jepang. Kelanjutan riset tersebut didanai oleh United Nations University (UNU)-Kirin Fellowship Program sampai dengan pertengahan 2016.

Sementara Fitriya Nur Annisa Dewi meraih juara pertama dalam penghargaan National Fellowship L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2014 kategori Life Science.

Fitriya, staf Peneliti, Pusat Studi Satwa Primata - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,  Institut Pertanian Bogor (PSSP LPPM-IPB) ini berhasil menyisihkan banyak peneliti dari seluruh Indonesia.

Tak pelak, keberhasilannya pun akan diganjar dana bagi penelitian yang berjudul The Potential Cancer-Preventive Effect of Kaempferol from Katuk Leaves (Sauropus androgynus) on The Mammary Gland Epithelial Cells.

Dalam pelaksanaannya, Fitriya yang lahir pada tanggal 25 Juni 1982 akan berkolaborasi dengan Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, M.Si. (SEAFAST Center IPB) dan Dr. drh. Diah Iskandriati (PSSP LPPM IPB).

L'Oreal-UNESCO National Fellowship Program for Women in Science, didirikan pada tahun 1998 oleh L'Oreal, bekerjasama dengan Komisi Nasional untuk UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kemudian, tahun 2004 diperbaharui dengan peluncuran program L'Oreal-UNESCO di tingkat internasional.

Program ini bertujuan mengakui, menyemangati, dan mendukung kiprah kaum perempuan di bidang sains. Kini, program tersebut merupakan program terbesar yang berhasil membuka lapangan kerja dan jaringan ilmiah bagi perempuan peneliti di seluruh dunia.

Sampai saat ini lebih dari 1.200 ilmuwan perempuan dari 103 negara yang telah diakui prestasinya dalam bidang penelitian dan telah berhasil mendapatkan manfaat dari program ini.

Program ini fokus memberikan penghargaan tahunan bagi para perempuan peneliti yang dibagi dalam tiga kategori, yaitu Life Science dan Material Science, L'Oreal-UNESCO Fellowship International, dan L'Oreal-UNESCO Fellowship Nasional.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES