Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

RS Pendidikan Undip Beroperasi Tahun 2013

Sabtu 24 Nov 2012 17:27 WIB

Red: Taufik Rachman

Universitas Diponegoro (Undip)

Universitas Diponegoro (Undip)

Foto: undip.ac.id

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG--Universitas Diponegoro Semarang berencana mengoperasikan pelayanan rumah sakit pendidikan mulai Maret 2013 dengan membuka layanan kesehatan bagi masyarakat umum.

"Rencananya, RS Pendidikan Undip akan dibuka Maret 2013. Namun, baru 'soft launching' dan sebatas melayani pasien rawat jalan," kata Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi di Semarang, Sabtu.

Hal itu diungkapkannya usai menghadiri "International Seminar and Workshop on Stem Cell and Clinical Biology: Stem Cell and Disorders of Sex Development" yang diprakarsai Fakultas Kedokteran Undip.

Menurut Sudharto, sampai saat ini pihaknya masih menyiapkan berbagai hal untuk pengoperasian layanan RS pendidikan, meliputi tenaga paramedis, administrasi, hingga peralatan-peralatan medis yang dibutuhkan.

"Untuk tenaga administrasi dan paramedis yang akan menunjang layanan RS Pendidikan Undip, kami tengah melakukan rekrutmen. Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal pada masyarakat," katanya.

Nantinya, kata dia, RS Pendidikan Undip yang dikategorikan tipe B akan memiliki kapasitas sekitar 300 tempat tidur, tetapi pada awal pengoperasian memang tidak akan langsung menampung pasien sebanyak itu.

"Dari sekitar 300 tempat tidur yang dimiliki RS Pendidikan Undip, pada awal-awal pengoperasiannya kemungkinan baru sekitar 100 tempat tidur yang akan difungsikan untuk menampung pasien," katanya.

Bangunan fisik RS Pendidikan Undip, kata dia, saat ini juga sudah hampir siap dan telah lolos kajian analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), tinggal melengkapi peralatan-peralatan yang dibutuhkan.

Ia mengatakan pengelolaan RS Pendidikan itu nantinya akan dilakukan oleh badan pengelola khusus yang bernaung di bawah Undip dan saat ini pihaknya tengah membahas mengenai bentuk lembaga tersebut.

"Kalau untuk tenaga dokter, kami sudah memiliki sebanyak 47 dokter tetap untuk RS tersebut. Kajian-kajian lingkungan juga sudah dilakukan, sekarang masih menunggu izin operasionalnya," kata Sudharto.

sumber : antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA