Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Teknik Kimia Undip Gunakan Kurikulum Internasional

Senin 28 Feb 2011 20:01 WIB

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Djibril Muhammad

Undip

Undip

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Guna meningkatkan standar kompetensi lulusan, Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip) akan menggunakan standar kurikulum Internasional, mulai tahun perkuliahan 2011/ 2012. Menurut Ketua Jurusan Teknik Kimia Undip, Dr Ir Abdullah MS, perubahan kurikulum ini merupakan langkah Undip untuk meningkatkan kompetensi lulusan dari jurusan teknik kimia.

Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk mendorong program Double Degree Jurusan Teknik Kimia yang telah dirintis Undip bersama universitas di luar negeri, sejak setahun terakhir. Harapannya, dengan kurikulum berstandar internasional ini maka jika lulusan Teknik kimia undip akan melanjutkan di S2 atau double degree tidak akan terlalu sulit.

"Karena mata kuliah yang diajarkan sudah sama dan aplikatif dengan standar baku internasional," ungkap Abdullah MS, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Senin (28/2).

Untuk merintis kurikulum berstandar internasional ini, jelasnya, Undip telah melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari pematangan materi kurikulum dan berbagai lokakarya. Terakhir, Lokakarya Kurikulum Teknik Kimia, pekan kemarin, digelar selama dua hari di Kampus Teknik Kimia Undip, kompleks kampus Tembalang.

Ia juga menambahkan, kebijakan penggunaan kurikulum internasional ini sebenarnya juga merespon dan menindaklanjuti masukan dari dosen, alumni dan stakeholder untuk meningkatkan kualitas lulusan teknik kimia Undip. Namun pihaknya tak akan terburu- buru. Setelah beberapa lokakarya pihaknya masih akan melakukan penggodokan materi. Hingga Juli tahun ini proses ini diharapkan bisa matang.

"Sehingga kurikulum internasional ini sudah bisa digunakan pada angkatan 2011 nanti," ungkap Abdullah yang pernah meraih Juara I Kaprodi Berprestasi tingkat Nasional tahujn 2010 ini.

Meski akan mengaplikasikan kurikulum internasional, lanjutnya, jurusan ini tetap akan memperhatikan kurikulum lokal. Sebab muatan-muatan lokal masih dianggap penting. "Karena kami tidak ingin hanya mengejar standar internasional saja. Namun tetap tidak akan melupakan muatan lokal seperti KKN sebagai pendukung kemampuan lulusan," bebernya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Undip, Ir Bambang Pudjianto MT menambahkan, output dari lokakarya yang dilaksanakan adalah untuk menghasilkan kurikulum dari semester 1-8 yang berstandar internasional dan berbasis kompetensi. Dengan adanya internasionalisasi jurusan ini, diharapkan juga akan meningkatkan animo mahasiswa dari luar negeri untuk belajar di Undip. Hal ini tentu sesuai dengan target Undip untuk menjadi World Class Research

University.

Berbagai fasilitas sudah dikembangkan oleh Undip misalnya literatur melalui langganan akses e-journal. "Yang akan datang perbaikan dan peningkatan fasilitas laboratorium yang menunjang internasionalisasi tersebut," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, Teknik Kimia sendiri merupakan salah satu  program studi yang diunggulkan di Undip. Hal ini dapat dilihat dari prestasi-prestasi yang telah dicapai melalui berbagai kompetisi secara berturut-turut.

Antara lain, Juara I Kaprodi Berprestasi Nasional 2010 dan Juara I Lomba Rancang Pabrik Mahasiswa Tingkat Nasional XI 2010. "Tahun 2011 ini Teknik Kimia Undip juga  sudah siap untuk akreditasi internasional yang diselenggarakan oleh Asean University Network (AUN)," papar Bambang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA