Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Mendiknas: 40 Ribu Mahasiswa Miskin Terima Beasiswa

Senin 28 Feb 2011 17:07 WIB

Rep: arie lukihardianti/ Red: Krisman Purwoko

Mendiknas M Nuh

Mendiknas M Nuh

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Semua masyarakat miskin di Indonesia, sekarang tidak perlu bingung melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Karena, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memiliki program bidik misi untuk semua mahasiswa tidak mampu. Menurut Mendiknas M Nuh, pada 2010 pihaknya membebaskan biaya pendidikan 20 ribu mahasiswa.

Tahun ini, ada 20 ribu mahasiswa lagi yang akan memperoleh beasiswa melalui program bidik misi tersebut. ‘’Program ini memang dikhususkan untuk mahasiswa dari masyarakat menengah kebawah atau mahasiswa tidak mamapu. Mereka, sama sekali tidak bayar,’’ ujar M Nuh kepada wartawan usai mengunjungi salag satu mahasiswa UPI penerima program bidik misi, Senin (28/2).

Menurut M Nuh, semua perguruan tinggi negeri harus menjalankan program bidik misi ini. Total Perguran Tinggi Negeri di Indonesia yang sudah menjalankan program bidik misi saat ini ada sekitar 100 perguruan tinggi.  Depdiknas, pada 2010 menggarkan dana Rp  250 miliar untuk program ini. Tahun ini, anggaran tersebut bertambah menjadi Rp 500 miliar.

‘’Tahun kemarin kan 20 ribu mahasiswa. Tahun, ditambah lagi oleh mahasiswa baru 20 ribu. Jadi, anggarannya meningkat. Bahkan, kami berharap jumlah mahasiswa yang menerima program bidik misi tahun ini bisa naik jadi 30 rb,’’ papar M Nuh.

M Nuh mengatakan, program ini khusus untuk perguruan tinggi negeri karena umumnya perguruan tinggi tersebut suddah memiliki  perpustakaan yang besar. Jadi, semua mahasiswa yang tidak mampu tersebut tidak perlu memikirkan biaya untuk membeli buku. ‘’Mahasiswa program bidik misi ini,  Semester 4 dan 5 bisa nyambi sambil kerja,’’ katanya.

M Nuh mengatakan, untuk mengecek program ini berjalan atau tidak, dirinya melakukan kunjungan ke beberapa rumah mahasiswa yang menerima program bidik misi. Salah satu mahasiswa program bidik misi yang dikunjungi tersebut adalah mahasiswa UPI Jurusan Pendidikan Manajemen Bisnis Semester 2,. Mahasiswa ini, tinggal di Jl Baladewa No 10 Rt 4/Rw 8 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo-Bandung.

‘’Dari hasil kunjungan ini,  mahasiswa tersebut mengaku mereka memang tidak harus membayar. Ternyata, mereka diberi beasiswa Rp 500 ribu, tanpa ada potongan. Saya cek barangkali ada potongan, mahasiswanya mengaku dana yang diterima, langsung ke rekening,’’ ujarnya.

M Nuh mengaku, dirinya mengunjungi mahasiswa program bidik misi ini ada tiga  misi. Pertama, untuk mamastikan program bidik misi ini tepat. Kedua, untuk memberikan motivasi.  Ketiga, mahasiswa tersebut bisa membimbing pelajar di sekitar lingkungannya agar bisa masuk ke PTN juga. ‘’Sekarang, sudah tidak ada alasan lagi mahasiswa dikeluarkan dari kampus karena masalah biaya. Masyarakat miskin pun, sekarang bisa kuliah,’’ tegasnya.

Sebelum program bidik misi ini ada, kata dia, dari data yang ada di Depdiknas sekitar 94 persen mahasiswa berasal dari masyarakat menengah ke atas. Kalau ini tidak diantisipasi, maka akan terjadi proses pemiskinan secara terstruktur. Oleh karena itu, program bidik misi ini pun dijalankan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA