Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Unsoed Laksanakan Program KKN Tematik, Seperti Apakah?

Senin 24 Jan 2011 16:28 WIB

Rep: Eko Widiyanto/ Red: Siwi Tri Puji B

Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID,  PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, melaksanakan program KKN tematik gaya baru. Selain jenis KKN Posdaya yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 silam, khusus pada semester genap tahun 2011 ini juga dilaksanakan 4 jenis KKN tematik yang berbeda. Yakni, KKN Mitigasi Bencana, KKN Pesantren, KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dan KKN Kerja Usaha.

Mahasiswa yang akan mengikuti KKN pada semester genap ini, ada sebanyak 2.063 mahasiswa. Mereka dilepas di Gedung Unsoed Convention Centre (UCC), Senin (24/1), dengan mendapat pembekalan dari mantan Menko Kesra/Kepala BKKBN Haryono Suyono, dan Direktur RRI Parni Hadi.

Rektor Unsoed Prof Edy Yuwono PhD menyatakan, KKN Tematik seperti KKN Mitigasi Bencana, KKN Pesantren dan KKN Kerja Usaha, merupakan program KKN jenis baru yang dilaksanakan Unsoed. Keempat jenis KKN tematik tersebut, melengkapi KKN tematik Posdaya yang sudah dilaksanakan sejak 3 tahun lalu.

''Kita lebih melaksanakan jenis KKN tematik, karena hasilnya akan lebih mudah diukur. Dengan demikian, dampak dan manfaatnya akan lebih banyak dirasakan masyarakat,'' jelasnya. Dia juga menyebutkan, KKN tematik yang dipilih Unsoed ini sesuai dengan visi Unsoed mendidik kecerdasan emosi dan spiritual mahasiswa agar memiliki kepekaaan sosial yang tinggi dan bisa berempati pada masyarakat.

Kepala Pusat Studi Pedesaan dan Pemberdayaan Masyarakat LPPM Unsoed, Yusuf Subagyo PhD, menyebutkan KKN mahasiswa Unsoed pada semester genap tahun ini akan dilaksanakan di delapan kabupaten. Yakni, Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap, Brebes, Kebumen, Pemalang dan Magelang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA