Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Kemendiknas akan Buat Taman Bacaan Bersama di Mal

Rabu 24 Feb 2010 05:54 WIB

Red: Endro Yuwanto

JAKARTA--Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana mendirikan taman bacaan di mal pada tahun 2010 ini. Peresmiannya akan dilakukan pada Hari Pendidikan, 2 Mei nanti, dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca dan akses membaca bagi semua kalangan.

''Dalam program peningkatan minat baca, arah yang akan dijalankan Kemendiknas adalah pada avability, accessibility, dan quality. Karena itu, dalam hal penyediaan buku, yang patut dipikirkan adalah bagaimana buku yang sudah ada dan tersedia dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah, nanti akan dibagun perpustakaan di mal, atau di taman bacaan dan pusat bacaan di mal di daerah-daerah,'' ujar Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, Selasa (23/2).

M Nuh menjelaskan, taman bacaan di mal tersebut nantinya akan dibangun bekerja sama dengan para pengelola dan penerbit buku. Buku, lanjut dia, hakikatnya adalah ilmu yang dituliskan, tidak ada pendidikan tanpa buku. ''Karena itu saya mengimbau para penulis untuk menulis buku yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus, buku-buku pendidikan karakter, dan buku kewirausahaan. Nanti akan kerjasama dengan penerbit untuk bangun perpustakaan di mal,'' jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Masyarakat Kemendiknas, Ella Yulaelawati, mengatakan tujuan taman bacaan di mal adalah untuk mengubah gaya taman bacaan yang lebih menarik, dengan pilihan buku yang menarik pula, sesuai gaya hidup di mal. ''Mengapa kami buat taman bacaan di mal? Karena 50 persen remaja sering pergi ke mal, 25 persen di bawah remaja, dan 25 persen di atas remaja. Sehingga alangkah baiknya kalau ada taman bacaan di mal,'' tegasnya.

Taman bacaan di mal, kata Ella, dapat dijadikan balai belajar bersama. ''Ini juga berguna agar anak-anak belajar di luar sekolah. Atau buat murid komunitas home schooling atau bagi anak usia dini, segala bentuk pembelajaran yang lebih instans dan pemilihan buku dengan gaya yang lebih menarik,'' cetusnya.

Untuk sementara, lanjut Ella, taman bacaan di mal akan dibangun di lima tempat di Jakarta. ''Sekarang ini kami masih menunggu kesepakatan dengan pihak mal,'' ungkapnya.

Mengenai biaya pembangunan taman bacaan di mal, Ella mengatakan akan berkisar Rp 70 sampai Rp 200 juta juta. ''Tak ada kriteria mal mana, yang penting, komitmen pengelola mal yang akan mengelola taman bacaan setelah dirintis, jangan hanya asal rintisan,'' tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA