Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Dubes Jepang Angkat Jempol untuk Pendidikan di Uncen

Jumat 08 Jun 2012 14:59 WIB

Red: Djibril Muhammad

Universitas Cendrawasih

Universitas Cendrawasih

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA - Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori memuji pola pendidikan di Universitas Cendrawasih ketika melakukan lawatan ke Provinsi Papua. Menurut Yoshinory, kampus yang berada di Ibukota provinsi Papua merupakan salah satu Universitas terbaik yang ada di Indonesia.

"Salama kunjungan saya ke Papua, saya juga mendatangi universitas Cenderawasih dan saya kira, proses pendidikan disana sudah sangat baik dan merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia, Kata Yoshinory di Jayapura, Jumat (8/6).

Dia mengatakan, salah satu tujuan pihaknya ke Papua adalah mewakili pemerintah Jepang untuk memberikan donasi kepada provinsi papua di bidang pendidikan.

"Bidang kerja sama pemerintah Indonesia dan Jepang adalah peningkatan kualitas pendidikan. Untuk itu pemerintah jepang memutuskan untuk membantu proyek United Nation Word Food Programe (WFP) dalam hal Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) berbasis makanan Lokal," katanya.

Yoshinory lebih lanjut mengatakan, pemerintah Jepang saat ini juga tengah intensif melakukan kerja sama pertukaran pelajar antar kedua negara, dirinya berharap perwakilan dari Provinsi Papua ada yang diberi kesempatan untuk ke Jepang.

"Kemarin saya ke Kabupaten Biak, memberikan dana hibah pendidikan pembangunan gedung SD di lingkup Yayasan Pendidikan Kristen. Saya melihat pelajar Papua sudah baik dan berharap ada perwakilan pelajar/mahasiswa dari provinsi papua yang datang ke jepang untuk mendapatkan pendidikan disana," ujarnya.

Dia mengatakan, Dalam program kerja sama pertukaran pelajar pemrintah jepang menyiapkan dua kategori yaitu progran jangka pendek dan program jangka panjang.Untuk jangka pendek selama dua minggu sedangkan untuk jangka panjang kurang lebih 30 bulan sampai 40 bulan.

"Fokus pertukaran kami saat ini adalah pelajar SMA dan Mahasiswa. di tahun 2012 untuk jangka panjang pemerintah Jepang menyiapkan 10 orang pelajar/ mahasiswa , dan untuk jangka pendek secara total kurang lebih 300 orang. Saya berharap sekali pemerintah provinsi Papua maupun pemerintah Indonesia dapat memfasilitasi pelajar yang berprestasi dari Papua," pungkas Yoshinori.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA