Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Mendiknas: Laporan Kecurangan UN Menurun Drastis

Senin 25 Apr 2011 20:21 WIB

Red: Johar Arif

Mendiknas M Nuh

Mendiknas M Nuh

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,PACITAN- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, menyatakan laporan kecurangan dan keluhan pelaksanaan ujian nasional (UN) 2011 menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu, kami menerima pengaduan kecurangan sebanyak 857 kasus, tapi tahun ini hanya 87 kasus. Hal itu berarti pelaksanaan UN tahun ini relatif lebih bagus," katanya di Pacitan, Minggu (25/4) malam. Ia berharap, kecenderungan serupa terjadi pada saat pelaksanaan UN tingkat SMP yang saat ini sedang berjalan.

Klaim itu muncul didasari beberapa kriteria. Salah satunya adalah turunnya komplain, laporan, dan keluhan masyarakat yang disampaikan ke Kemendiknas melalui berbagai saluran komunikasi.

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu menjelaskan temuan kecurangan di lapangan hendaknya tidak dipukul rata. "Artinya, satu atau dua temuan mempengaruhi peserta UN yang jumlahnya mencapai 2,4 juta siswa," katanya.

Ia mengatakan setiap temuan kecurangan harus ditindaklanjuti dengan sanksi, misalnya siswa yang kedapatan curang saat ujian mata pelajaran tertentu maka dalam berita acara UN harus ditulis dan nilai mata pelajaran itu dihapus seketika.

"Pokoknya kalau ada pelanggaran, sanksinya harus tegas dan jelas. Yang tidak boleh itu kalau ada masalah dibiarkan terus dan tidak ada solusinya sehingga anak tidak bisa ikut ujian," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA