Home >> >>
Jubir: Jokowi-JK Raih 'Bunga Hati' dari Rakyat
Ahad , 13 Jul 2014, 19:49 WIB
Edi Yusuf/Republika
Kampanye Jokowi di Lapangan Monumen Bandung Lautan Api (BLA) Kota Bandung, Kamis (3/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Juru bicara Tim Pemenangan Pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto, mengatakan pasangan nomor urut dua itu telah mendapat "bunga hati" dari ribuan rakyat yang berdatangan di Tugu Proklamasi.

"Berbagai upaya membangun persepsi menang pun dilakukan. Salah satunya adalah mengirim bunga ucapan seolah menang atas kubu Prabowo-Hatta," ujar Hasto di Jakarta, Ahad.

Wasekjen PDI Perjuangan mengatakan hal itu menanggapi banyaknya karangan bunga ucapan kemenangan untuk pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurut dia, pemandangan kontras terjadi pada Jokowi-JK yang mendapatkan "bunga hati" dari ribuan rakyat yang berdatangan di Tugu Proklamasi.

Sementara bunga mahal untuk Prabowo-Hatta, menurut dia, itu dikirim oleh sebuah perusahaan besar dan anak perusahaannya. "Publik harus benar-benar cermat melihat dari mana pasangan calon mendapatkan dana politik?" ujar Hasto.

Ia pun mengingatkan agar jangan sampai Indonesia dijual untuk para pemodal politik. Maka cerita bunga pun menampilkan perbedaan fundamental kepemimpinan kedua pasangan calon. "Prabowo-Hatta mendapatkan bunga yang bisa saja sarat dengan berbagai kepentingan bisnis-politik, dan Jokowi-JK mendapatkan bunga kemenangan karena sokongan jutaan rakyat yang menyatu oleh pautan hati," paparnya.

Jokowi-JK meyakini siapa yang tersandera oleh berbagai kepentingan bisnis-politik tidak akan mampu menjalankan mandat politiknya untuk rakyat. "Jokowi hanya tunduk pada kehendak rakyat," tegasnya.

Redaktur : Bilal Ramadhan
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar