Dubes Pastikan Pilpres di London Terlaksana dengan Baik
Ahad , 29 Jun 2014, 10:01 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik melepaskan surat suara untuk dikirim ke panitia pemungutan luar negeri (PPLN) di Jakarta, Rabu (12/2). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --  Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia Hamzah Thayeb mengatakan sebagai Kepala Perwakilan RI di London ia berkewajiban untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan pemilu di London dapat berjalan dengan baik.

Dubes Hamzah Thayeb mengatakannya pada upacara pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014, di ruang serbaguna KBRI London, Sabtu (28/6).

Dua puluh satu petugas KPPLSN Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang dilantik yang adalah : Lukman Aroen, Yudhi Prasetyo, Ikha Putri Alina, Farhan Muhammad Uzair, Dimas Darsono dan Aisyah Murtina Allamanda.

Selain itu Santi Nur Dharmawan, Efina Pehulita, Allesandro Bernama, Ahmad Rifai, Otniel Anthonius Landa, Andre Anggoda, Bustanul Rifai Hamzah, Raja Andrie Agustinus, I Dewa Made Cipta Santosa, Muhammad Syamsu Iqbal, Kunthi Afrilinda Kusumawardani, Jason Gozali, Putri Marisa, Ishma Sardia Tirtokusumo dan Edy Manurung.

Dubes mengakui menjadi penyelenggara pemilu di luar negeri merupakan pengalaman yang tidak dapat dimiliki oleh setiap orang.

Menjalankan amanah dan kepercayaan sebagai penyelenggara pemilu tentunya tidaklah mudah, oleh sebab itu Dubes menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerjasama serta menguasai pengetahuan akan tatacara penyelenggaraan pemilu.

Menurut Dubes, pengalaman pelaksanaan pemilu Legislatif beberapa waktu yang lalu hendaknya dijadikan pembelajaran guna memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden. Pesan tersebut bukan hanya ditujukan kepada KPPSLN, tetapi juga kepada PPLN dan Panwaslu.

Pengetahuan akan aturan dan teknis pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu merupakan hal utama dan penting. Kepada Panwaslu, pengawasan, pengecekan dan koordinasi juga penting untuk dilaksanakan agar pemilu dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku, tegas Dubes.

Dikatakannya baik KPPSLN, PPLN maupun Panwaslu mempunyai tugas dan fungsi masing-masing, dengan tujuan yang sama yaitu menyukseskan pesta demokrasi di London.

"Yang harus selalu diingat adalah bahwa yang kita selalu kedepankan adalah nama Indonesia, jadi mari bekerjasama untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik," ujarnya.

Pemungutan Suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di London akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 5 Juli 2014 di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang ke tiga tiganya berlokasi di KBRI London.

Pada kesempatan itu Dubes mengimbau masyarakat Indonesia yang berada di Inggris dan Irlandia agar berpartisipasi aktif untuk memberikan suaranya pada pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang.

"Peran dan suara anda semua akan memberikan kontribusi kepada masa depan bangsa," ujarnya.

Dubes mengakui penyelenggaraan pemilu Presiden dan Wakil Presiden kali ini dilaksanakan dalam suasana bulan Ramadhan dengan waktu berpuasa yang panjang, namun Dubes yakin, hal ini tidak akan mengurangi semangat justru akan memberikan kekuatan dan semangat kepada kita semua.

Redaktur : Muhammad Hafil
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar