Home >> >>
Jokowi Simulasi Debat Capres Selama 2,5 Jam
Ahad , 08 Jun 2014, 13:13 WIB
Agung Supriyanto/Republika
Joko Widodo (Jokowi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden Joko Widodo mematangkan persiapan jelang debat kandidat yang akan dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin(9/6). Pada Ahad (8/6) pagi ini, Jokowi berlatih dengan tim ahli untuk menghadapi ajang yang dapat mempertontonkan kualitas masing-masing capres tersebut.

"Ini bikin simulasi persiapan untuk besok," kata Jokowi usai berlatih selama 2,5 jam dengan tim ahlinya di Jalan Subang Nomor 3A, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Jokowi, dalam sesi persiapan tadi, ia dan tim mempersiapkan garis besar pokok pikiran yang akan disampaikan dalam debat. Di antaranya mengenai pemerintahan, demokrasi, dan hukum. 

Capres dengan nomor urut dua tersebut menjelaskan, tim ahli yang ikut  bersamanya tadi yakni Sukardi Rinakit, Andrinof Chaniago, dan Ari Dwipayana.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat kandidat mulai 9 Juni sampai 5 Juli mendatang. Debat kandidat tersebut akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Berikut jadwal debat capres:

1. Debat 9 Juni (Capres Cawapres): Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum (Disiarkan SCTV, Indosiar dan Berita Satu);

2. Debat 15 Juni (Capres): Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial (Disiarkan Metro TV dan Bloomberg);

3. Debat 22 Juni (Capres): Politik Internal dan Ketahanan Nasional (Disiarkan TV One dan ANTV);

4. Debat 29 Juni (Cawapres): Pembangunan Sumber Daya Manusia dan IPTEK (Disiarkan RCTI, MNCTV dan Global TV);

5. Debat 5 Juli (Capres dan Cawapres): Pangan, Energi, Lingkungan (Disiarkan TVRI dan Kompas TV). 

 

Redaktur : Citra Listya Rini
Reporter : Halimatus Sa'diyah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar