Home >> >>
Di Daerah Ini, JK Targetkan Kemenangan Besar
Sabtu , 31 May 2014, 07:45 WIB
Jusuf Kalla

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla (JK) menargetkan kemenangannya di Sulawesi Selatan melebihi perolehan suara Pilpres 2004, yakni sebesar 94 persen. Kampung halamannya itu dinilai sebagai lumbung suara terbanyak yang menjadi modal untuk keterpilihan pasangan Jokowi-JK.

Pada 2004, ia bersama SBY memperoleh suara tertinggi dari Sulsel. JK berharap, putaran pilpres tahun ini dapat mengulang kemenangan tersebut dengan capaian lebih dari angka periode lalu. Ia juga akan berupaya agar persoalan di 2009 tak terjadi kembali.

"Ketika 2009 saya hanya dapat 60 persen di Sulsel. Itu karena gempuran-gempuran pihak lawan seperti money politik, dan pelaksanaan pemilu yang tidak murni," kata JK kepada ROL, belum lama ini.

JK membantah kalau pencalonannya sebagai cawapres lebih dilirik warga Sulsel ketimbang capres. Menurutnya, kekalahan 5 tahun lalu saat ia berpasangan dengan Wiranto, bukan karena kurang mendapat restu masyarakatnya, melainkan kacaunya penyelenggaran pemilu.

Sekarang ini, dukungan terpenting bukan hanya keberpihakan formal masyarakat atau figur tertentu kepada Jokowi-JK. Namun begaimana meyakinkan mereka untuk memberikan suaranya. Itulah yang akan ia lakukan bersama capres Jokowi yakni, membuat masyarakat percaya dengan kinerja pasangan calon tersebut.

"Saya percaya, mereka akan melihat lebih jauh, bukan hanya deklarasi dukungan semata. Jadi kalau ada pasangan calon lain mengklaim dapat dukungan besar, belum tentu keterpilihannya tinggi," ujar dia.

Redaktur : M Akbar
Reporter : Andi Mohammad Ikhbal
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar