Bupati Lampung Barat Bentuk Jaringan Relawan Jokowi-JK
Senin , 26 May 2014, 09:46 WIB
antara
Jusuf Kalla (kanan) berbicang dengan Joko Widodo (Jokowi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat membentuk jaringan relawan nusantara untuk pemenangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di Provinsi Lampung.

"Kegiatan ini untuk menampung seluruh aspirasi relawan Jokowi-JK yang semakin banyak bermunculan, sehingga dapat mengakomodasi serta menyamakan persepsi dalam memenangkan pasangan calon presiden-wapres Jokowi-JK tersebut," kata Mukhlis yang juga Bupati Lampung Barat itu, di Restoran Rumah Kayu Bandarlampung, kemarin.

Menurut dia, sekarang sudah ada 13 kelompok relawan pendukung Jokowi-JK yang bergabung dalam jaringan agar bisa menyatukan persepsi dan kekuatan, sehingga mendukung pemenangan pada Pilpres 9 Juli mendatang.

"Saya berharap seluruh relawan dan Seknas Pendukung Jokowi-JK dapat memberikan kejelasan atas maraknya kemunculan kampanye hitam yang sifatnya menjatuhkan, namun tidak melakukan hal serupa," katanya.

Ia melanjutkan, semua pihak seharusnya mengedepankan asas berpolitik yang santun, sehingga ke depan program-program unggulan yang akan dimunculkan sebagai wujud dukungan agar masyarakat dapat lebih nyata menilai keberadaan Jokowi-JK di negeri ini.

Menanggapi maraknya jaringan dan relawan pendukung pasangan capres lain, ia mengaku tidak khawatir, karena seluruh elemen masyarakat yang tergabung dalam relawan Jokowi-JK merupakan gabungan dari masyarakat yang benar-benar secara ikhlas mendukungnya.

"Kami ikhlas memberikan dukungan untuk memenangkan Jokowi-JK di Provinsi Lampung, sehingga bisa tercapai tujuan pemenangan sebagai presiden dan wakil presiden ke depan," ujarnya menegaskan.


Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar