Jalan Panjang Dukung Prabowo
Selasa , 13 May 2014, 04:13 WIB
Republika/ Wihdan
PPP Resmi Dukung Prabowo. Ketua Umum PPP Suryadarma Ali memberikan keterangan pers terkait sikap PPP usai Rapimnas II PPP di Jakarta, Senin (12/5)

REPUBLIKA.CO.ID, Kisah PPP mendukung pencapresan Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto, penuh lika-liku. Pada 2009 lalu, PPP melalui Ketumnya, Suryadharma Alie (SDA) sempat memberikan dukungan, namun kemudian mencabutnya. Tersebar kabar ketika itu, Prabowo sempat melempar ponsel ke arah SDA, namun hal itu dibantah Suryadharma.

Pada pemilu kali ini. Suryadharma tidak mau lagi memindahkan dukungan. Dia berjuang untuk terus mendukung Prabowo. Bahkan, dukungan yang diberikannya tanpa syarat. Internal PPP tidak lama kemudian memanas. Wakil Ketum PPP, Emron Pangkapi, dan Sekjen PPP, Romahurmuziy, bersuara lantang menentang koalisi PPP dengan Gerindra. Bahkan, hal itu dianggap tidak sah.

Konflik semakin memanas hingga akhirnya sesepuh PPP, KH Maimoen Zubair, harus turun tangan. Islah terwujud. Koalisi ditentukan melalui rapimnas. Wakil Ketum PPP, Lukman Hakim Saifudin, menjelaskan dukungan pihaknya terkait pencapresan Prabowo berdasarkan kebutuhan bangsa ini. "Kita butuh pemimpin yang tegas, yang dapat merubah kondisi bangsa," imbuhnya, saat dihubungi, Senin (12/5).

Dukungan terhadap Prabowo dibangun melalui aklamasi dalam rapimnas. Diakuinya, memang membutuhkan waktu panjang. Skorsing berlangsung hingga empat kali. Skorsing terakhir berlangsung hingga lebih dari 20 jam. Penyamaan pandangan terus dilakukan. Hingga pada Senin (12/5) dini hari, disepakatilah dukungan kepada Prabowo.

Prabowo menurut Lukman, mendapat restu untuk maju dalam pilpres saat ini dari sesepuh PPP, KH Maimoen Zubair. Restu itu diberikan saat Prabowo dan Ketum PPP, Suryadharma Alie, mengunjungi kediamannya, di Rembang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

"Beliau merestui," jelasnya. Dia menyatakan, KH Maimoen atau mbah Maimoen merestui siapapun untuk memimpin negeri ini, asalkan tidak menjadi ancaman bagi Umat Islam. Eksistensi Umat Islam yang merupakan mayoritas, harus dihormati dan dihargai.

Lukman menyatakan pihaknya maksimal mendukung Prabowo menjadi capres. Pihaknya akan menggerakkan DPW seluruh Indonesia untuk bergerak mendukung pencapresan Prabowo. Pihaknya menyatakan, saat ini Indonesia membutuhkan figur yang tegas dan berani untuk merubah kondisi. Indonesia membutuhkan ketegasan untuk memaksimalkan perekonomian bangsa.

Pihaknya akan menyuarakan pencapresan Prabowo ke seluruh wilayah Indonesia. Konstituen PPP akan maksimal memberikan dukungannya kepada Prabowo. Hal ini diperlukan untuk memaksimalkan perolehan suara pada pilpres nanti.

Redaktur : Fernan Rahadi
Reporter : Erdy Nasrul
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar