'Kebocoran Rp 7.200 Triliun Menggelikan'
Senin , 16 Jun 2014, 01:52 WIB
antara
Prabowo Subianto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM, A Tony Prasetiantono menilai, Prabowo Subianto kurang melakukan riset sebelum mengemukakan pendapat.

Dalam debat capres, ia menyebut ada kebocoran Rp 7.200 triliun dalam ekonomi. Hal itu merupakan pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. "Angka ini menggelikan karena terlalu besar," kata Tony, Ahad (15/6).

Menurutnya, Produk Domestik Bruto (PDB) nasional setahun sebesar Rp 9.400 triliun. Sementara, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) negara hanya Rp 1.840 triliun. Ia menilai rasanya tidak mungkin kebocoran Rp 7.200 triliun.

Dalam debat capres yang digelar di Gran Melia, Prabowo mengatakan kebocoran mencapai Rp 7.200 triliun dalam setahun. "Kebocoran Rp 1.000 triliun saja sudah fantastis. Di sinilah rencana jika kami diberikan mandat kami ingin menutup kebocoran Rp 1.000 triliun," kata Prabowo.

Redaktur : Mansyur Faqih
Reporter : Friska Yolandha
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar