Dukung Prabowo-Hatta, Kader PDIP Mundur
Jumat , 13 Jun 2014, 16:02 WIB
Antara
Fran Lukman

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Mantan ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cilacap Fran Lukman mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Fran pun mengaku telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Ketua DPRD Cilacap pada  Kamis (12/6).

Menurut dia, surat pengunduran diri yang ditujukan untuk pimpinan DPRD Cilacap itu diberikan sebelum rapat paripurna."Saya mau konsentrasi untuk pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa," katanya.

Ia mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut sudah dengan masukkan dan nasihat dari berbagai pihak, bukan karena akan adanya rapat internal yang membahas dirinya."Biar orang-orang PDIP yang punya kepentingan puas semua. Kalau saya mundur kan, sudah tidak ada lagi penghalang," katanya.

Ia mengharapkan Gubernur Jawa Tengah mengabulkan permohonan pengunduran diri tersebut dan segera menerbitkan surat keputusan."Jangan dibuat susah. Prosedur jangan mempengaruhi, 'sing' (yang, red.) penting saya mundur," katanya.

Fran yang juga Ketua DPRD Cilacap Fran Lukman menghadiri deklarasi "Koalisi Merah Putih Bercahaya" yang digelar di Gedung DPD Partai Golkar Kabupaten Cilacap, Ahad (7/6) lalu.

Sebelumnya, Fran Lukman diberhentikan sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Cilacap berdasarkan Surat Keputusan DPP PDIP Nomor 352/KPTS/DPP/X/2013 yang berisi pembebastugasan H. Fran Lukman, S.Sos., M.M. dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Cilacap serta penunjukan dan pengangkatan pelaksana harian Ketua DPC PDIP Kabupaten Cilacap.

Kendati demikian, Fran Lukman masih berkesempatan untuk mengikuti Pemilu Calon Anggota Legislatif yang digelar pada tanggal 9 April 2014. Hanya, dia gagal menjadi legislator untuk keempat kalinya itu setelah tiga periode menjadi anggota DPRD Cilacap.

Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar