PDIP Depok Duduki 11 kursi Untuk DPRD
Kamis , 24 Apr 2014, 17:09 WIB
Dok Republika
PDIP

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK-Walaupun belum ditetapkan pleno perhitungan hasil manual oleh KPU Depok, namun dalam hasil sementara rapat pleno KPU Kota Depok menyebutkan PDIP berhasil meraih suara terbanyak dengan jumlah 165.236 suara atau mendapatkan 11 kuris di DPRD Kota Depok dan menjadi partai pemenang Pemilu Legislatif 2014 di Kota Depok.

''Berakhirnya rapat pleno KPU Depok tak menutup selesainya permasalahan. Jika masih ada calon legislatig (caleg) atau partai politik (parpol) yang dirugikan atau ada kecurangan pemilu terutama soal dugaan temuan penggelebungan suara seperti yang terjadi di Panitia Pemilihan Suara (PPS) Kelurahan Cilangkap Depok. ''Segera laporkan pada kami, namun tentunya dengan bukti-bukti yang ada,'' kata Ketua Panwaslu Kota Depok Sutarno, di Depok, Jawa Barat (Jabar), Kamis (24/4).

Sutarno mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima pengaduan pelanggaran pemilu sebanyak 30 laporan, baik itu dari masyarakat ataupun temuan sendiri oleh pihak Panwas. ''Kami berharap agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan kualitas yang semakin meningkat dibandingkan dengan sebelumnya,'' terangnya.

Pihak KPU Depok sudah direkomendasikan Panwaslu Depok untuk membuka kotak suara yang sudah diplenokan PPS Cilangkap dan PPK Tapos. ''KPU Depok harus membuka kotak suara untuk mensingkronisasikan data D1 PPS dan Da1 PPK dengan C1 berholagram yang dimiliki KPU Depok. C1 data yang valid yang menjadi acuan KPU Depok sehingga tidak ada yang dirugikan,'' pinta Sutarno.

PDIP dipastikan meraih dua Kursi dari daerah pemilihan (dapil) Cilodong-Tapos untuk DPRD Kota Depok. Namun ada empat calon legislatif (caleg) dari PDIP yang saling mengklaim lolos berdasarkan data yang dimilikinya yakni Hendra Kurniawan dan Siti Sutinah berdasarkan data C1 meraih suara terbanyak serta Arly Supit dan Rudi Kurniawan yang meraih suara cukup besar berdasarkan data D1 Panitia Pemilihan Suara (PPS) Kelurahan Cilangkap dan data Da1 Panitai Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tapos yang sudah diplenokan. 

''Ini yang patut sicurigai adanya penggelembungan suara yang dilakukan PPS Cilangkap,'' tegas Sutarno yang menambahkan kalau terbukti, PPS Cilangkap dan PPK Tapos serta calegnya akan terkena sangsi pelanggaran pidana pemilu yang dapat dihukum penjara,'' tandasnya.

Hasil rapat pleno juga menyebutkan PDIP sebagai pemenang pemilu di Depok, untuk Gerindra diurutan keduan dengan 137.887 suara (9 kursi), Partai Amanat Nasional (PAN) 67.672 suara (6 kursi), Golkar 94.365 suara (5 kursi), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hanya mendapatkan 113.787 suara atau mendapatkan 6 kursi. 

Raihan suara PKS sebagai partai penguasa ini mengalami penurunan meraih 113.787 suara atau mendapatkan 6 kursi dari sebelumnya yang mendapatkan 11 kursi di DPRD Kota Depok pada tahun 2009-2014 dan meraih 13 kursi di DPRD Kota Depok dan pada tahun 2004-2009.

Selanjutnya, Demokrat raih 65.678 suara (5 kursi), PPP 60.164 suara (4 kursi), Hanura 45.026 suara (2 kursi). Untuk Nasdem meraih 25.452 suara untuk 1 kursi, PKB 32.706 suara juga untuk 1 kursi, PBB raih 9.997 suara tidak mendapat kursi, dan PKPI 6.207 suara tidak mendapat kursi.

Redaktur : Muhammad Hafil
Reporter : Rusdy Nurdiansyah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar