Thursday, 11 Rajab 1444 / 02 February 2023

Kampanye Pemilu 2014 Tampak Sepi Namun Lebih Rasional

Kamis 27 Mar 2014 17:05 WIB

Rep: ira sasmita/ Red: Muhammad Hafil

Pemilu 2014

Pemilu 2014

Foto: republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas mengatakan, tahapan kampanye pemilu legislatif 2014 terpantau lebih sepi. Dibandingkan dengan hiruk pikuk kampanye pada pemilu periode sebelumnya. 

"Kampanye saat ini tampak relatif lebih sepi. Namun ada pergeseran, peserta pemilu lebih rasional dalam menggunakan metode kampanye," kata Sigit, di kantor KPU, Jakarta, Kamis (27/3).

Sigit menilai kampanye yang dilakukan peserta pemilu saat ini mengarah pada normalisasi kampanye. Dari satu kampanye yang selama ini tidak berada di jalur yang tepat. Dari kampanye yang sebelumnya kelihatan semarak dengan unsur mobilisasi yang dominan. Namun timbal baik yang dihasilkan tidak memaksimalkan pendidikan politik.

Pada tahapan kampanye pileg 2014 ini, menurut dia, terjadi upaya mengarahkan peserta kampanye untuk membicarakan visi, misi, dan gagasan. Kampanye dilakukan peserta politik lebih rasional dan melekan dengan peserta kampanye. Berbeda dengan kampanye sebelumnya, yang lebih mengutamakan seremonial dan kesemarakan dari luar.

"Menurut kami, kampanye sekarang lebih baik. Karena keriuhannya lebih dialogis, bukan keriuhan yang tidak menghasilkan output positif terhadap pendidikan politik," jelas Sigit.

Selain pergeseran tren yang dipilih peserta pemilu, akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) itu memandang relatif sepinya kampanye terbuka juga disebabkan rentang kampanye yang panjang. Masa kampanye sebenarnya telah dimulai tiga hari sejak peserta pemilu ditetapkan KPU. Meski metode yang diperbolehkan sebelumnya adalah kampanye terbatas. Kampanye terbuka sendiri baru dimulai sejak 16 Maret hingga 5 April 2014 nanti.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA