Jelang Pemilu, Marzuki Minta Kerja DPR Harus Optimal
Rabu , 15 Jan 2014, 16:30 WIB
Antara/Rosa Panggabean
Marzuki Alie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR, Marzuki Alie, meminta kinerja anggota dewan tetap baik dan optimal menjelang penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Jangan sampai kinerja Dewan menurun karena adanya pengalihan fokus berupa pencalonan anggota Dewan pada Pemilu 2014," kata Marzuki Alie dalam pidato pada rapat paripurna DPR pembukaan masa persidangan III, di DPR, Jakarta, Rabu (15/1).

Hal itu, menurut dia, untuk meminimalisasi kritik masyarakat terhadap kinerja Dewan. Pihaknya pun mendorong KPU di pusat dan KPU daerah untuk mengedepankan prinsip transparansi dalam tahapan Pemilu sebagai bagian dari proses berdemokrasi dan pendidikan politik bagi masyarakat. "Peraturan-peraturan teknis pelaksanaan Pemilu supaya dibuat detil sehingga tidak menimbulkan multitafsir bagi peserta Pemilu maupun masyarakat," katanya.

Selain itu, DPR juga meminta kepada Bawaslu untuk meningkatkan kinerjanya dengan membuat agenda pengawasan nasional dengan jelas sehingga pengawasan penyelenggaraan Pemilu dapat lebih terarah, fokus dan efektif.

Sementara terkait masalah keamanan, pihaknya menaruh perhatian pada isu-isu terorisme yang masih menghantui Indonesia. "Ini peringatan keras bagi seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan aparat untuk bekerja sama mencegah dan memberantas tindak kejahatan luar biasa bagi kemanusiaan ini," kata Marzuki.

Dewan, dikatakannya, memuji aparat keamanan, khususnya Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang telah berusaha menindak para pelaku terorisme selama ini.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar