Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Daftar Makanan untuk Mencegah Kekurangan Vitamin B12

Rabu 05 Sep 2018 09:44 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Ikan goreng/ilustrasi

Ikan goreng/ilustrasi

Foto: indochinekitchen.com
Telur dan ikan di antaranya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kelelahan ekstrem, penurunan energi, dan anemia. Apabila terus berlarut dan dibiarkan, kondisi itu dapat memengaruhi produksi sel-sel darah merah, juga mengarah pada komplikasi jantung dan paru-paru.

Cara terbaik dan paling mudah untuk mencegah defisiensi adalah dengan mengonsumsi makanan yang merupakan sumber vitamin tersebut. Berikut daftar makanan yang dianjurkan pakar nutrisi Dr Josh Axe, dikutip dari laman Express.

- Telur

Makanlah sebutir telur setiap hari untuk mendapatkan dosis vitamin B12 yang direkomendasikan. Telur adalah asupan nondaging yang merupakan sumber utama vitamin B12, sekaligus kaya kolin yang membuat liver berfungsi dengan baik.

- Ikan

Ada banyak pilihan ikan yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12. Anda bisa menambahkan tiga ons ikan sarden yang kaya asam lemak omega-3 ke dalam diet harian, ikan makarel, atau ikan salmon yang kaya vitamin B12 dan vitamin D.

- Daging

Dianjurkan untuk makan tiga ons daging domba yang kaya protein, zat besi, selenium dan seng, serta vitamin B12. Pilihan lain yang direkomendasikan yaitu daging sapi atau daging dari hewan ternak apapun yang diberi makan rumput.

- Hati sapi

Hati sapi memiliki kandungan B12 yang sangat tinggi, selain kaya zat besi dan folat, yang dapat membantu mencegah atau mengatasi anemia. Jumlah porsi yang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian adalah sebanyak satu ons per hari.

- Keju

Konsumsi setidaknya setengah cangkir keju feta untuk mendapatkan cukup vitamin B12, vitamin B2, dan kalsium. Bisa juga memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian dengan mengonsumsi keju.

- Ragi gizi

Ragi gizi alias nutritional yeast biasanya dikonsumsi penganut vegetarian sebagai pengganti keju. Makanan ini bisa langsung dikonsumsi, ditaburkan di atas menu lain, dicampur smoothies, serta sebagai tambahan pembuat kue.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA