Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Ridho Slank Ajak Anak Muda Jaga Orang Utan

Senin 27 Aug 2018 17:40 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Ridho Slank ikut dalam kegiatan pelepasliaran orang utan di Hutan Kehje Sewen Kalimantan Timur.

Ridho Slank ikut dalam kegiatan pelepasliaran orang utan di Hutan Kehje Sewen Kalimantan Timur.

Foto: Republika/Desy Susilawati
Hati Ridho tersentuh ketika melihat interaksi orang utan dan pengasuhnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN -- Ridho Hafiedz atau akrab disapa Ridho Slank mengajak anak muda untuk menjaga satwa asli Indonesia terutama orang utan. Karena menurutnya satwa ini memiliki peranan penting dalam menjaga ekosistem kita.

"Indonesia punya dua kekuatan besar laut dan hutan. Hutan termasuk satwa gajah, orang utan dan lainnya. Saya melihat banyak pembunuhan orang utan. Padahal orang utan adalah satwa original Indonesia. Kita harus jaga," ujar Ridho usai konferensi pers Pelepasliaran Orang Utan di Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur, Senin (27/8).

Menurut Ridho, orang utan adalah salah satu satwa yang ikut menyebar biji dan kayu. "Tanpa bantuan mereka kayu hutan kita tidak seperti ini. Bukan manusia yang melakukannya."

Ridho sendiri tergolong peduli terhadap orang utan sudah cukup lama. Bahkan bersama grup Slank sudah ada sekitar 15 tahun menyebar kepedulian terhadap satwa orang utan. Kali ini Ridho ikut serta dalam pelepasliaran orang utan di Hutan Kehje Sewen Kalimantan Timur.

"Pertama kali ikut rilis. Alasannya ini pengalaman tersendiri buat hidup saya. Saya ingin tahu knowledge lain. Bagaimana prosedur rilis dan melihat bagaimana orang utan sudah bisa survive di hutan. Cari makan sendiri dan obati sendiri dan lainnya," jelasnya.

Ridho mengaku tersentuh saat sang guru atau pengasuh orang utan berbicara oada orang utan. Dan menyuruh mereka untuk tidak nakal. "Menyentuh banget di hati. Sama saja dengan manusia," ujarnya

Untuk ikut rilis ini, Ridho tentu saja mempersiapkan fisik. Karena perjalanan panjang untuk rilis hampir 60 jam. "Ini adalah perjalanan yang dinanti buat lihat orang utan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA