Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Voli Pantai Putra Lolos ke Semifinal

Sabtu 25 Aug 2018 17:50 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Israr Itah

Atlet bola voli pantai Indonesia Gilang Ramadhan melakukan blok bola saat bertanding melawan Tim Oman pada cabang voli pantai putra Asian Games 2018 di Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Sabtu (25/8).

Atlet bola voli pantai Indonesia Gilang Ramadhan melakukan blok bola saat bertanding melawan Tim Oman pada cabang voli pantai putra Asian Games 2018 di Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Sabtu (25/8).

Foto: Republika/ Wihdan
Gilang/Danang mengalahkan wakil Oman, Nouh Rasyid/Mazin Sulaiman 21-16 dan 21-16.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pasangan voli pantai putra Indonesia Gilang Ramadhan/Danangsyah Yudistria berhasil lolos ke semifinal Asian Games 2018. Gilang/Danang mengalahkan wakil Oman, Nouh Rasyid/Mazin Sulaiman 21-16 dan 21-16.

"Terima kasih buat masyarakat Indonesia berkat doa mereka kami bisa lolos ke semifinal," kata Gilang, seusai pertandingan di Lapangan Tenis, Jakabaring Sports City, Palembang, Sabtu (25/8).

Pada set pertama Gilang/Danang berhasil melepaskan spike yang tidak mampu dihalau Nouh/Mazin. Pasangan Oman tersebut juga kerap kali melakukan kesalahan saat melakukan servis. Sementara Gilang/Danang bermain lebih rapi, bola-bola meraka jarang keluar lapangan. 

"Cukup berat menurut saya karena kualitas mereka sekarang lebih meningkat dari turnamen-turnamen sebelumnya, sebelumnya kami udah sering bertemu sama mereka tapi kami harus mati-matian dulu untuk bisa menang melawan mereka," kata Gilang.

Danang mengatakan sudah empat kali ia dan Gilang menghadapi pasangan dari Oman tersebut. Gilang/Danang memang belum pernah kalah dari Nouh/Mazin tapi mereka selalu menang dengan poin yang ketat. Gilang/Danang sangat senang bisa menang di depan penonton Indonesia.

"Iya [lebih senang] di depan pendukung sendiri, di Indonesia," kata Danang.

Pada set kedua, Gilang/Danang kembali unggul. Dua atlet yang berusia 23 tahun tersebut berhasil membuat Nouh/Mazin cukup kewalahan. Tim Oman sempat membuat protes keras kepada wasit. Nouh juga sempat berbicara kepada Danang saat pertandingan. 

Menurut Nouh, pemain Indonesia menyentuh bola saat pemain Oman tersebut melakukan spike yang akhirnya keluar lapangan. Tapi wasit memutuskan bola yang tersebut keluar lapangan tanpa touch ball dan menambah poin untuk Indonesia. 

"Tadi itu Danang dikiranya touch ball, terus dia bilang 'Gilang tadi saya sudah bantu satu kali masa kamu tidak bantu saya, saya lihat kamu net' seperti itu," kata Gilang.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA