Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Ilmuwan Berhasil Ungkap Misteri Perubahan Iklim Di Bumi

Jumat 13 Jul 2018 18:04 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gletser mencair (ilustrasi).

Gletser mencair (ilustrasi).

Foto: IST
cangkang-cangkang binatang masa lalu jadi kunci misteri perubahan iklim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Iklim di bumi memang kian berubah tanpa pasti. Para ilmuwan iklim kemudian berpikir untuk memecahkan satu misteri yang membingungkan. Dilansir melalui Extreme Tech, berkat beberapa cangkang kuno, ilmuwan akhirnya menemukan jawaban atas periode dingin yang dikenal dengan Younger Dryas.

The Younger Dryas terjadi sekitar 13 ribu tahun lalu saat zaman es terakhir mulai surut. Akibatnya, suhu global dan permukaan laut meningkat. Namun tiba-tìba belahan bumi utara mulai mendingin kembali dan tetap membeku seribu tahun. Hal tersebut menarik para peneliti dari Woods Hole Oceanographic Institution, University of California San Diego, serta Oregon State University.

Berdasarkan teori yang sedang berkembang, limpahan air tawar dari gletser di belahan bumi utara mengalir kelautan saat zaman es berakhir. Masuknya air tawar dalam jumlah besar dari Arktik menyela sirkulasi terbali Atlantik (AMOC) hingga akhirnya mengubah iklim global. Hasilnya, pendinginan substansial terjadi di sebagian besar Eropa dan Amerika Utara.

Para tim peneliti kemudian membuat kesimpulan dengan cara mempelajari cangkang kecil dari era yang sama bernama foraminifera. Secara khusus, kandungan oksigen dari cangkang tersebut memberi petunjuk kepada para ilmuwan bahwa pelelehan glasial ikut terlibat. Mereka menduga sumber air tersebut berasal dari lapisan es Laurentide yang menutupi Amerika Utara.

Kemudian pada titik tertentu air akan mengalir melalui lembah Missisipi. Setelah tertampung di danau glasial besar, aliran air berbalik dan mengalir ke laut lepas. Informasi penting ini menjadi bukti mengenai perubahan iklim disebabkan iklim menghangat dan gletser mencair. Bahkan ada beberapa indikasi mengatakan bahwa AMOC melemah kembali.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA