Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Andien Bawakan Jangkrik Genggong Versi Jazz

Kamis 05 Jul 2018 16:05 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Indira Rezkisari

VP Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI (Persero) Agus Dwinanto Budiadji dan Andien saat konpers Argo Muria Festival with Andien.

VP Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI (Persero) Agus Dwinanto Budiadji dan Andien saat konpers Argo Muria Festival with Andien.

Foto: Republika/Christiyaningsih
Pekan depan Andien menjadi bintang utama festival jazz di Lawang Sewu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lawang Sewu adalah gedung bersejarah di Semarang yang kerap diidentikkan dengan kesan angker. Akan tetapi, kesan tersebut coba ditepis dengan digelarnya sebuah festival musik jazz pada 14 Juli mendatang. Penyanyi jazz Andien dijadwalkan akan menjadi bintang utama dalam gelaran yang digagas oleh PT KAI (Persero) bertajuk Argo Muria Festival with Andien.

Saat ditemui dalam konferensi pers pada Selasa (3/7), Andien mengaku baru pertama kali memperoleh tawaran untuk bernyanyi di Lawang Sewu. Karena lokasi acara berada di kota yang kental dengan budaya Jawa, Andien rencananya akan menyisipkan dua lagu Jawa dalam penampilannya nanti. "Total akan ada sekitar delapan lagu yang aku nyanyikan. Dua di antaranya yaitu lagu Jangkrik Genggong dan Gambang Semarang. Sisanya adalah lagu-lagu dari album Metamorfosa," ungkap ibu satu anak ini.

Sejauh ini Andien mengaku belum punya persiapan khusus untuk menghadirkan lagu-lagu berbahasa Jawa tersebut. Akhir pekan nanti istri dari Irfan Wahyudi tersebut baru akan berlatih dengan band pengiring. Ia berharap tidak akan menemui kesulitan berarti lantaran Jangkrik Genggong dan Gambang Semarang diaransemen ulang menjadi bernuansa jazz.

"Semoga tidak ada kesulitan besar ya, karena 'kan aku membawakan musik dari genre yang aku geluti selama ini. Tinggal menghafal liriknya saja. Aransemen ulang itu juga atas permintaan PT KAI," ungkapnya. Selain menyiapkan lagu berbahasa Jawa, Andien juga ingin berkolaborasi dengan desainer lokal Semarang untuk menyiapkan busana panggungnya. Hal itu ia lakukan agar karya-karya kreatif di kota lumpia itu ikut terangkat.

Menurut VP Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI (Persero) Agus Dwinanto Budiadji, gelaran Argo Muria Festival with Andien terbuka untuk umum. Masyarakat yang ingin menonton cukup membayar tiket masuk ke Lawang Sewu. "Bagi penumpang kereta yang punya tiket Argo Muria tidak akan dikenai biaya masuk Lawang Sewu alias bisa menonton gratis," ungkap Bobi, sapaan Budiadji.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA