Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Terpapar Cat Tingkatkan Risiko Multiple Sclerosis

Kamis 05 Jul 2018 10:58 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis

Foto: youtube
Perokok yang terkena paparan pelarut cat 30 kali lebih besar terkena MS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah studi baru mengatakan paparan cat, pernis dan pelarut lainnya dapat membuat orang berisiko tinggi terkena multiple sclerosis (MS) sebanyak 50 persen. Penyakit ini berpotensi mempengaruhi sistem saraf.

Dengan paparan pelarut, pembawa gen MS lebih rentan tujuh kali lebih mungkin untuk terkena penyakit itu, dibandingkan dengan mereka yang tidak membawa gen MS dan tidak terpapar pelarut.

Bagi perokok, risikonya bahkan lebih besar. Perokok yang terkena paparan pelarut dan gen MS 30 kali lebih mungkin mengembangkan penyakit itu daripada mereka yang tidak pernah merokok atau terkena pelarut, sekaligus tidak memiliki faktor risiko genetik.

“Ini adalah interaksi yang signifikan di mana faktor-faktor memiliki efek yang jauh lebih besar dalam kombinasi daripada yang mereka lakukan sendiri,” kata penulis studi Anna Hedstrom dari Institut Karolinska di Swedia, dikutip dari Indian Express, Kamis (5/7).

Anna mengungkapkan ada kemungkinan paparan terhadap pelarut dan merokok mengakibatkan peradangan dan iritasi paru-paru yang mengarah ke reaksi kekebalan di paru-paru. Untuk penelitian ini, para peneliti mengidentifikasi 2.042 orang yang baru didiagnosis dengan MS dan mencocokkannya bersama 2.974 orang dengan usia dan jenis kelamin yang sama.

Tes darah digunakan untuk menentukan apa peserta memiliki dua varian gen antigen leukosit manusia. Mereka juga ditanya apa telah terpapar dengan pelarut organik, produk lukisan atau pernis, serta apakah menjadi perokok. Analisis peneliti menunjukkan gen MS dan paparan terhadap pelarut gabungan bertanggung jawab atas sekitar 60 persen risiko pengembangan penyakit itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA