Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

AHA: Makan Ikan Minimal Dua Kali Sepekan

Rabu 04 Jul 2018 15:28 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Yudha Manggala P Putra

Potongan daging salmon liar disebut kaya vitamin D.

Potongan daging salmon liar disebut kaya vitamin D.

Foto: flickr
Menurut penelitian makan ikan bisa meningkatkan kesuburan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Makan ikan setidaknya dua kali sepekan untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Berdasarkan penelitian American Heart Association (AHA), mengonsumsi sekitar tiga per empat cangkir ikan dalam bentuk halus setiap pekan lebih baik dari pada tidak makan ikan sama sekali.

Ikan-ikan yang mengandung jumlah asam lemak omega-3 tinggi, antara lain salmon, mackarel, herring, trout, sarden, dan tuna. Namun, pada umumnya seluruh jenis ikan mengandung manfaat kesehatan sebab ikan adalah makanan kaya protein yang sangat bergizi.

Makanlah beragam jenis ikan, atau makanan laut lainnya. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menyebutkan ikan dan makanan laut lainnya membantu Anda mendapatkan kehidupan sehat bersama pasangan, serta meningkatkan kesuburan.

"Studi kami menunjukkan makanan laut bermanfaat bagi reproduksi, termasuk mempercepat kehamilan, dan mendorong aktivitas suami istri lebih sering," kata penulis studi dari Harvard TH Chan School of Public Health di Boston, Audrey Gaskins, dilansir dari Consumer Healthday, Rabu (4/7).

Penelitian yang didanai US National Institutes of Health ini menyurvei 500 pasangan di Michigan dan Texas selama satu tahun. Semua pasangan dalam kondisi sedang merencanakan kehamilan. Mereka mencatat jumlah makanan laut yang dimakan, serta jurnal harian aktivitas dengan pasangan.

Temuan menunjukkan pasangan yang mengonsumsi makanan laut lebih dari dua kali sepekan melakukan hubungan suami istri lebih sering, rata-rata di atas 22 persen dari pasangan yang makan ikan lebih sedikit.

Sebanyak 92 persen pasangan yang makan makanan laut akhirnya berpeluang hamil, dibanding pasangan yang makan ikan sedikit atau jarang. Penelitian ini menunjukkan asupan makanan laut mungkin memengaruhi kualitas sperma, mempercepat ovulasi, dan meningkatkan kualitas embrio.

"Hasil penelitian kami menekankan diet ikan dan makanan laut ini bukan hanya penting bagi wanita, namun juga pria jika ingin mendapatkan keturunan. Kedua pasangan harus memasukkan lebih banyak makanan laut ke dalam diet harian mereka untuk manfaat kesuburan maksimal," kata Gaskins.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA