Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Hadiri Wisudawan Tahfidz, Anies Ingin Hafidz Berpikir Kritis

Sabtu 30 Jun 2018 13:34 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri acara Wisuda Tahfidz Ma’had Al-Askar yang digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri acara Wisuda Tahfidz Ma’had Al-Askar yang digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).

Foto: Republika/Muhyiddin
Anies berpesan agar para hafidz jangan merasa puas dengan apa yang sudah dimiliki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri acara Wisuda Tahfidz Ma’had Al-Askar yang digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6). Dalam sambutannya, Anies berharap sekitar 135 hafidz yang diwisuda tidak hanya mampu menghafal Alquran saja, tapi juga berpikir kritis.

"Jadi saya ingin tumbuhkan kemampuan berpikir kritis. Hafidz iya, tapi kritis juga iya. Jangan sampai hafidz tapi dogmatik dan tidak berpikir kritis," ujar Anies kepada para penghafal Alquran yang diwisuda.

photo
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri acara Wisuda Tahfidz Ma’had Al-Askar yang digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).
Para penghafal Alquran ini merupakan wisudawan dari Yayasan Ma'had Al Askar yang dipimpin Ustadz Fahmi Askar. Anies juga berpesan kepada para hafidz tersebut agar jangan pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya.

"Saya ingin pesan kepada adik-adik sekalian. Jangan pernah merasa selesai. Yang 10 harus mengejar 20 juz, yang khatam 20 mengejar 30 Juz. Dan yang 30 juz jangan merasa khatam dan selesai," ucapnya.

Karena, lanjut dia, mengahafal Alquran bukanlah titik akhir, tapi awal untuk menjadi sebaik-sebaiknya umat. Untuk menjadi umat terbaik, dia mengatakan, maka para hafidz juga harus memberikan manfaat kepada umat lainnya.

"Anda hidup di abad 21. Di abad ini anda punya modal. Modalnya hafal Alquran. Sekarang hidupkan itu dalam akhlak Anda. Tunjukkan akhlak yang mencerminkan Anda. Jangan sampai hafalannya 30 juz, akhlaknya tidak mencerminkan hafalan," kata Anies.

photo
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri acara Wisuda Tahfidz Ma’had Al-Askar yang digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).
Selain itu, Anies juga berpesan agar para penghafal Alquran itu tidak hanya berkiprah di sekitar masjid saja, tapi juga bisa berjuang di luar masjid. Karena itu, menurut dia, para hafidz itu harus mengasah kemampuannya untuk lebih kreatif, bisa berkomunikasi dengan baik, dan bekerjasama dengan orang lain.

"Jadi, sebagai hafidz ini modal. Suatu saat nanti kita ingin melihat ada pengusaha yang hafidz dari Rumah Tahfidz Al Askar. Jadi pengusaha besar, jadi birokrasi ataupun wali kota," jelasnya.

Usai memberikan sambutan, Anies sempat berbincang-bincang dengan para tokoh agama, termasuk dengan Ketua Yayasan Al Manarah Al Islamiyah Arab Saudi, Syekh Khalid Al Hamudi. Acara ini juga dihadiri Dewan Pertimbangan MUI, KH Didin Hafidhuddin.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA