Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Penjualan Mukena di Pasar Baturaja Meningkat

Jumat 01 Jun 2018 12:25 WIB

Red: Andi Nur Aminah

  Warga berbelanja mukena di salah satu pusat perbelanjaan, Jakarta, Senin (22/5).

Warga berbelanja mukena di salah satu pusat perbelanjaan, Jakarta, Senin (22/5).

Foto: Republika/Yasin Habibi
Penjualan hampir mencapai rata-rata satu kodi yang laku terjual setiap harinya.

REPUBLIKA.CO.ID, BATURAJA -- Penjualan mukena di Pasar Baru Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan mengalami peningkatan. Peningkatannya hampir mencapai satu kodi setiap harinya yang terjual selama bulan suci Ramadhan 2018. "Dibandingkan hari biasanya butuh waktu sekitar satu pekan untuk menjual satu kodi berisi 20 lembar mukena," kata salah seorang pedagang pakaian di kawasan Pasar Baru Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Ambar di Baturaja, Jumat (1/6).

Ia mengatakan, berkah bulan suci Ramadhan tahun ini berdampak pada penjualan mukena di toko pakaian tersebut. Penjualan hampir mencapai rata-rata satu kodi laku terjual setiap harinya.

Mukena yang laris di pasaran saat ini yaitu jenis bahan baliku, sutra, parasut dan mukena berbahan katun. Mukena ini  dipasoknya dari agen pemasok di daerah Tanah Abang Jakarta.

Untuk harga mukena yang dipatok pedagang, kata dia, kisaran antara Rp 90 ribu hingga Rp 120 ribu per buah. Harganya tergantung kualitas dari bahan pakaian berhijab tersebut. "Pembeli mukena ini sebagian besar masyarakat yang datang dari beberapa kecamatan di OKU seperti Kecamatan Batumarta, Peninjauan, Kedaton, dan Ulu Ogan," kata Mey, pemilik toko pakaian Muslim lainnya menambahkan.

Selain mukena, lanjut dia, penjualan pakaian Muslim saat ini juga meningkat mencapai sekitar 25 hingga 30 lembar baju gamis. Harganya kisaran Rp 120 ribu yang terjual setiap harinya sejak sepekan terkahir. "Alhamdulillah sekarang penjualan busana Muslim mulai meningkat," katanya.

Sebelumnya, kata dia, sepekan menjelang bulan puasa penjulaan baju Muslim tersebut sempat turun drastis bahkan nyaris tidak laku di pasaran. "Seminggu menjelang puasa, baju Muslim yang lalu terjual paling hanya sekitar dua sampai tiga lembar pakaian," ujar dia seraya menambahkan pakaian Muslim tersebut dipasok dari agen di daerah Tanah Abang Jakarta.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA