Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Ijtima Ulama Komisi Fatwa Dukung Pembebasan Palestina

Jumat 11 May 2018 17:18 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Ani Nursalikah

Penasihat Tim Panitia Aksi Bela Alquds Ustaz Zaitun Rasmin   dalam Aksi Bela Alquds di lapangan silang Monas pada Jumat (11/5).

Penasihat Tim Panitia Aksi Bela Alquds Ustaz Zaitun Rasmin dalam Aksi Bela Alquds di lapangan silang Monas pada Jumat (11/5).

Foto: dok. Istimewa
Komisi Fatwa MUI mengeluarkan lima resolusi terkait Baitul Maqdis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI mendukung aksi pembebasan Palestina. Dikenal sangat berpihak kepada Palestina, semangat Indonesia diharapkan tidak redup.

Penasihat Tim Panitia Aksi Bela Alquds Ustaz Zaitun Rasmin bersyukur, Muslim Indonesia terus dan akan terus bersama Palestina, meski dunia Arab tak lagi banyak memerhatikan Alquds. Aksi ini merupakan hasil kerja bersama Koalisi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis.

Koalisi ini satukan seluruh organisasi, lembaga, dan ulama yang peduli Palestina dan didukung penuh MUI. Hal itu tercermin dalam Ijtima Ulama di Banjarmasin belum lama ini. Ustaz Zaitun menyeru semangat dan persatuan umat Islam jangan sampai kendur.

Ijtima Ulama di Banjarmasin salah satunya menghasilkan Resolusi Komisi Fatwa MUI tentang Baitul Maqdis. Keputusan kontroversial Presiden AS Donald Trump tentang Baitul Maqdis ditentang masyarakat dunia termasuk Indonesia.

''Pemerintah Indonesia bersama OKI memprotes keras keputusan yang makin perkuat jajahan Israel. Tapi Israel dan AS tetap kukuh dengan keputusan itu,'' ungkap Ustaz Zaitun dalam Aksi Bela Alquds di lapangan silang Monas pada Jumat (11/5).

Sehubungan itu, ulama Komisi Fatwa MUI mengeluarkan resolusi.
1. Mendukung keputusan MUI Pusat atas penolakan keputusan AS menjadikan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel.
2. Menolak baik formal maupun nonformal hubungan diplomatik dengan Israel.
3. Umat Islam menentang keputusan Trump dan bentuk penjajahan apa pun atas Palestina serta mendukung aksi bela Palestina oleh MUI atau ormas lain sebagai tanggung jawab sesama Muslim.
4. Mengimbau umat Islam memberi bantuan berupa dana, layanan kesehatan, dan pendidikan untuk Palestina.
5. Mengajak bangsa Indonesia dan masyarakat Indonesia menentang penjajahan di atas bumi karena tidak sesuai perikemanusiaan dan keadilan.

''Baitul Maqdis pernah dibebaskan Shalahuddin Al-Ayyubi. Orang Palestina mengatakan, bisa jadi Shalahuddin era modern ini datang dari dari Indonesia,'' kata Ustaz Zaitun yang kemudian disambut takbir peserta aksi.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA