Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Ini Khatib dan Imam Shalat Jumat Aksi 115 di Monas

Jumat 11 May 2018 13:44 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Muhammad Hafil

Di bawah terik matahari, ratusan ribu peserta Aksi Bela Palestina melaksanakan shalat Jumat berjamaah di area Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Di bawah terik matahari, ratusan ribu peserta Aksi Bela Palestina melaksanakan shalat Jumat berjamaah di area Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Foto: Republika/Ali Mansur
Shalat Jumat menutup aksi bela Alquds

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Rangkaian acara aksi solidaritas 'Indonesia Bebaskan Al Quds' di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (11/5) diakhir dengan menunaikan shalat Jumat berjamaah. Imam Masjid Al Azhar Jakarta, Mukhtar Ibnu bertindak sebagai imam dan KH Didin Hafiduddhin menjadi khatib.

Dalam kesempatan itu turut hadir sejumlah tokoh, seperti, Wakil MPR Hidayat Nur Wahid, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Pimpinan GNPF Ustaz Bahtiar Nasir, Ketua FPI Sobri Lubis, dan Ketua Forum Ulama Indonesia (FUI) Muhammad Al Khattath. Kemudian juga sejumlah artis papan atas ikut serta pada acara solidaritas itu, diantaranya David Chalik, Tengku Wisnu dan juga Irwansyah.

Sebelumnya orasi dari berbagai tokoh sudah disampaikan, mereka semua berharap agar Al-Quds terbebas dari cengkraman Zionis Israel dan kembali ke pangkuan Palestina. Bahkan ada dari mereka yang menyerukan untuk memboikot produk-produk dari Israel dan Amerika yang menjadi sekutunya.

"Indonesia tidak akan pernah dan jangan berharap membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Bahkan Bapak Proklamator Bung Karno menentangkeras penjajahan Isarel terhadap Palestina," tegas Hidayat Nur Wahid, saat memberikan orasi sebelum shalat Jumat.

Selain itu dia juga mengingatkan bahwa aksi ini jangan dianggap biasa. Dia berharap dengan aksi di Monas ini dapat menginspirasi kota-kota lain dibelahan dunia untuk melakukan hal yang sama. Bahkan, kata Hidayat Nur Wahid, rakyat Indonesia tidak akan bosan-bosannya terus berjuang untuk Palestina. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA