Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Mars 'Aksi Bela Islam' Menggema di Aksi Bebaskan Al-Quds

Jumat 11 May 2018 13:33 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Ani Nursalikah

Di bawah terik matahari ratusan ribu peserta Aksi solidaritas 'Indonesia Bebaskan Al Quds' melaksanakan shalat Jumat berjamaah di area Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Di bawah terik matahari ratusan ribu peserta Aksi solidaritas 'Indonesia Bebaskan Al Quds' melaksanakan shalat Jumat berjamaah di area Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Foto: Republika/Ali Mansur
Panas terik matahari tidak membuat mereka bergeser dari tempat duduknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa aksi solidaritas "Indonesia Bebaskan Al Quds" memadati area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Panas terik matahari tidak membuat mereka bergeser dari tempat duduknya. Untuk membangkitkan semangat peserta aksi yang kepanasan, orator dari panggung mengajak peserta aksi melantunkan lagu mars "Aksi Bela Islam".

"Untuk membangkitkan semangat, mari kita nyanyikan mars 'Aksi Bela Islam'. Kami rakyat Indonesia tidak pernah bosan-bosan menyuarakan kemerdekaan Palestina," ajak orator di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Selain itu, para orator meminta massa tidak menginjak rumput, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak merusak fasilitas Monas. Kemudian, orator juga mempersilakan para peserta aksi untuk mengambil minuman dan makanan yang sudah disediakan secara gratis di posko-posko.

"Yang haus atau lapar silakan ambil di posko-posko. Tapi jangan lupa jaga kebersihan," kata orator.

Aksi ini menyampaikan aspirasi umat Islam dunia menolak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin memindahkan ibu kota Israel ke Yerusalem. Para peserta datang dari berbagai penjuru Jabodetabek, bahkan dari luar daerah. Mayoritas dari peserta mengenakan pakaian serbaputih dan membawa syal Palestina.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA