Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Piala Indonesia 2018, Sriwijaya Kontra Klub Liga 3 PS Bangka

Jumat 04 May 2018 19:40 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Endro Yuwanto

Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC.

Foto: Dok Liga Indonesia Baru
Sriwijaya tergabung di zona 3 yang terdiri dari satu klub Liga 1 dan 7 klub Liga 3.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Piala Indonesia 2018 segera berputar. PSSI telah menetapkan klub yang akan berlaga dalam turnamen yang akan diikuti klub dari kasta tertinggi sampai kasta terendah tersebut.

"PSSI sudah menetapkan nama-nama klub peserta Piala Indonesia 2018 yang terdiri dari klub peserta Liga 1, Liga, dan Liga 3 Indonesia yang dulu bernama Liga Nusantara," kata Sekretaris Perusahaan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) pengelola Sriwijaya FC Faisal Mursyid, Jumat (4/5).

Faisal menjelaskan, PSSI telah menerbitkan regulasi yang mengatur hak, kewajiban, tugas, dan tanggung jawab seluruh pihak yang berpartisipasi pada turnamen Piala Indonesia 2018. Dalam regulasi tersebut, PSSI menetapkan 127 klub sebagai peserta dan Sriwijaya FC termasuk salah satu klub peserta Piala Indonesia.

Pada Piala Presiden 2018, PSSI membagi klub peserta yang tersebar dari Sumatra sampai Papua menjadi 16 zona. Untuk wilayah Sumatra dibagi menjadi tiga zona. Menurut Faisal, Sriwijaya tergabung dalam zona 3 yang terdiri dari satu klub Liga 1 Indonesia dan tujuh klub dari Liga 3. "Pada laga perdana, Sriwijaya akan menghadapi PS Bangka Selection," katanya.

Pada zona 3 selain Sriwijaya FC, ada Persimura Musi Rawas, PS Bengkulu, PS Benteng Bengkulu Tengah, Persijam Jambi, PS Timah Bangka, PS Bangka Selection, dan PS Belitung Timur.

PSSI juga menetapkan sistem pertandingan. Putaran pertama turnamen yang diikuti 127 klub tersebut menggunakan sistem single match atau sistem gugur. Klub yang kalah tidak dapat mengikuti putaran kedua turnamen Piala Presiden yang menyisakan 64 klub.

Sistem single match juga masih akan digunakan terhadap klub yang lolos ke putaran ketiga atau 32 besar. Pada putaran ketiga, pertandingan-pertandingan yang berakhir imbang tidak akan berlanjut ke adu penalti, tetapi diulang di kandang kesebelasan yang bertindak sebagai tim tamu pada pertandingan asli.

Kemudian, pada putaran keempat yang diikuti 16 klub, setiap klub akan menjalani dua pertandingan dengan sistem kandang-tandang atau home and away. Sistem yang sama akan digunakan untuk pertandingan babak perempat final dan semifinal.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA