Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Menteri LHK Canangkan Medan Zero Waste City

Ahad 22 Apr 2018 23:25 WIB

Red: Citra Listya Rini

Menteri LHK Siti Nurbaya.

Menteri LHK Siti Nurbaya.

Foto: Republika/Debbie sutrisno
Provinsi Sumatra Utara itu diharapkan bersih dari sampah pada 2020.

 

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN  — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mencanangkan Medan sebagai daerah yang mengurangi volume racun dari sampah atau zero waste city pada 2020. Pencanangan itu diungkapkan Siti ketika menghadiri peringatan Hari Bumi Nasional di Medan, Ahad (22/4).

 
Pencanangan dalam kegiatan yang diinisiasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut itu disaksikan Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi dan Wal ikota Medan Dzulmi Eldin.
 
Menurut Siti, masyarakat Kota Medan perlu mendesain pengelolaan produk dan proses secara otomatis untuk mengurangi dan menghindari besarnya volume dan racun dari sampah. Demikian juga dengan menjaga dan memulihkan sumber daya dengan tidak membakar ataupun menimbunnya. 
 
Melalui pencanangan tersebut, Siti berharap ibu kota Provinsi Sumatra Utara itu diharapkan bersih dari sampah pada 2020. "Manusia tidak punya pilihan lain kecuali menjaga bumi, Karena bumilah satu-satunya tempat kita hidup hingga saat ini. Kita tidak punya planet B. Karena tidak ada planet B, hanya ada satu planet, Bumi,” ujar dia. 
 
Untuk menggerakkan pengelolaan sampah secana nasional, Kementerian LHK telah melaksanakan gerakan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) sejak 21 Januari hingga 21 April 2018.
 
Hasilnya, tercatat 4.613 kegiatan TBBS dalam bentuk sosialisasi, edukasi dan aksi bersih di 157 kabupaten/kota di 32 provinsi dengan keterlibatan masyarakat lebih dari 9 juta orang. 
 
Jumlah timbunan sampah yang terkelola dari kegiatan TBBS itu adalah 4.951 ton dengan komposisi sampah anorganik 1.330 ton, sampah organik 1.798 ton, dan residu 1.823 ton.
 
Tiga Bulan Bersih Sampah itu sebagai langkah awal untuk mengajak partisipasi masyarakat membangun budaya kepedulian dalam mengelola sampahnya sendiri, sehingga menjadi gerakan rutin yang masif di masyarakat. 
 
"Saya berharap ide-ide seperti di Kota Medan ini dapat ditularkan ke kota-kota lainnya sehingga program ini menjadi program yang masif di seluruh kota-kota di Indonesia," kata Siti.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA