Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Pemerintah Ancam Penimbun Bahan Pangan

Rabu 11 Apr 2018 12:56 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pedagang melayani pembeli bahan makanan pokok (ilustrasi).

Pedagang melayani pembeli bahan makanan pokok (ilustrasi).

Foto: Republika/ Wihdan
Harga bahan pokok jelang puasa stabil.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG  -- Kementerian Perdagangan memastikan harga komoditas bahan pokok di sejumlah daerah di Tanah Air stabil dan ketersediaan stok mencukupi menyambut Ramadhan dan Lebaran.

"Kalau ada pihak yang menimbun bahan pangan dipastikan akan ditindak, pemerintah memastikan saat puasa dan Lebaran harga kebutuhan pokok stabil dan stok cukup," kata Staf Ahli Hubungan Internasional Menteri Perdagangan Dody Edward di Padang, Rabu (11/4).

Ia menyampaikan hal itu saat melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Raya Padang bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno untuk meninjau harga kebutuhan pokok.

Menurut dia tahun kemarin saat Puasa dan Lebaran harga pangan stabil dan terkendali dan pemerintah akan berupaya mempertahankannya agar para ibu-ibu bisa tersenyum menyambut Ramadhan."Kami akan bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait seperti Bulog untuk menjaga agar harga tetap terkendali," ujarnya.

Bila ada kekurangan stok beras Bulog akan menggelar operasi pasar dan untuk stok daging kami akan mengandeng asosiasi terkait, lanjutnya.

Dody menyampaikan berdasarkan hasil inspeksi ke beberapa tempat harga kebutuhan pokok stabil dan stok mencukupi.

Kepada pedagang ia mengimbau untuk menjual harga bahan pokok sesuai dengan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu ia mengingatkan masyarakat tidak perlu panik sehingga membeli barang dalam jumlah banyak menjelang Ramadhan.Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan telah membuat tim khusus menyambut Ramadhan dan Lebaran agar harga komoditas bisa terkendali.

"Tim tersebut akan menyiapkan sejumlah upaya termasuk menggelar operasi pasar jika stok langka," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA