Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Pemkot Depok Butuh Banyak Tenaga ASN Baru

Selasa 10 Apr 2018 13:19 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Foto: Antara/ Jojon
Usulan penambahan ASN baru karena banyak pegawai yang telah memasuki masa pensiun.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membutuhkan banyak calon Aparatur Sipil Negara (ASN) baru untuk tenaga fungsional dan tenaga teknis. Formasi ini untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, baik di bidang kesehatan hingga pendidikan.

"Saat ini saja tenaga teknis yang dimiliki Pemkot Depok, hanya kurang lebih 2.000, orang sudah termasuk tenaga fungsional. Seperti guru dan bidang kesehatan," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balaikota Depok, Selasa (10/4).

Idris menjelaskan, perbandingan ini sangat jauh sekali dengan jumlah penduduk yang ada saat ini. Melalui dinas terkait yang memproses kebutuhan ASN baru, Pemkot Depok akan mencoba melakukan pengajuan penambahan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pegawai negeri di Kota Depok.

"Usulan penambahan ASN didasari dengan banyaknya pegawai yang telah memasuki masa pensiun, sehingga beberapa dinas ada kekosongan pegawai," jelasnya.

Dia menambahkan, ASN baru yang nantinya dibutuhkan harus sesuai dengan kebutuhan. Sebab, nantinya akan diarahkan langsung sebagai pelayan masyarakat yang baik. "ASN baru ini harus sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Kami berharap usulan ini segera teralisasikan, agar pelayanan bagi masyarakat semakin maksimal," ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA