Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Cara Bantu Penderita Gangguan Makan

Selasa 03 Apr 2018 08:00 WIB

Rep: MGROL102/ Red: Yudha Manggala P Putra

Makanan mengandung lemak trans bisa membahayakan tubuh (ilustrasi)

Makanan mengandung lemak trans bisa membahayakan tubuh (ilustrasi)

Foto: Verywell
Sejumlah gangguan makan butuh dukungan dan harus diperlakukan serius.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Anoreksia nervosa, bulimia, ortoreksia merupakan gangguan makan yang harus diatasi secara serius. Dr Natasha Bijlani, Konsultan Psikiater di Rumah Sakit Priory Roehampton, London mengungkapkan langkah-langkah yang dapat diambil untuk membantu penderita ganguan makan. 

Berikut kiat-kiatnya seperti dilansir laman Standard, Sabtu (31/3).

1. Mendidik diri sendiri

Meningkatkan pemahaman tentang gejala, pengobatan, penyebab penyakit mereka akan meningkatkan kemampuan seseorang untuk memberikan dukungan yang sesuai. Pengetahuan yang dimiliki dapat membantu seseorang untuk berpikir dengan penderita tentang ide-ide yang dapat memicu mereka tidak makan teratur.

2. Dorong untuk cari bantuan profesional

Jika orang yang dicintai atau orang terdekat memiliki masalah dengan makan secara normal, maka dorong mereka untuk mencari bantuan. Bicarakan dengan dokter atau terapis tentang kekhawatiran yang ada agar dapat mengetahui cara untuk mengatasi permasalahan mereka. Lakukan hal ini dalam keadaan yang tenang.

3. Bersikap penuh kasih, sabar, dan simpatik

Usahakan untuk tidak bersikap krits terhadap sikap mereka yang memilih tidak makan. Orang dengan gangguan makan sering kali menyangkal dan bisa jadi sangat kaku dalam perilaku dan pikiran mereka untuk itu usahakan bersikap penuh kasih sayang, sabar, dan simpatik.

4. Hindari mengomentari penampilan atau berat badan

Hindari mengomentari penampilan atau berat badan penderita ganguan makan karena mungkin mereka sangat berfokus pada tubuh mereka. Usahakan untuk menyarankan agar mereka mendiskusikan kekhawatiran mereka dengan tim profesional.

5. Berhenti memantau makanan

Bertanyalah kepada penderita apakah mereka ingin orang lain terlibat ke dalam permasalahannya. Beritahu mereka bahwa ada orang lain yang bisa mendengarkan mereka jika ingin membicarakan soal perasaan mereka. Namun, jika mereka menolak, tetap hargai keputusan mereka dengan lembut sehingga dapat mendorong ekspresi emosi mereka.

6. Dorong mereka cari dukungan

Melihat orang yang dicintai menderita gangguan makan dapat merepotkan dan menciptakan ketegangan yang besar dalam suatu hubungan. Hal ini juga dapat membuat seseorang merasa frustasi dan tidak berdaya. Untuk itu, cari tahu tentang kelompok dukungan lokal bagi kerabat dan teman-teman yang memiliki ganguan makan untuk dapat diikuti.

Berbagi pengalaman dapat membantu seseorang untuk menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam permasalahan itu sehingga mereka bisa belajar dari pengalaman individu lainnya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA