Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

TGB Puji Semangat Membumikan Alquran di Masjid Kampus UPI

Ahad 01 Apr 2018 20:15 WIB

Rep: M Nursyamsyi/ Red: Endro Yuwanto

Gubernur NTB TGB Zainul Majdi menyampaikan tausyiahnya pada acara tabligh akbar dan

Gubernur NTB TGB Zainul Majdi menyampaikan tausyiahnya pada acara tabligh akbar dan "Shine on Sunday" bertemakan "Pereratan Ukhuwah Dalam Mewujudkan Pemuda Qurani" di Masjid Kampus Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Ahad (1/4).

Foto: Republika/ Muhammad Nursyamsyi
Alquran menghasilkan solusi terbaik bagi bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memberikan motivasi dan tausyiah pada tabligh akbar dan "shine on sunday" di Masjid Al Furqon, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Ahad (1/4).

Di hadapan ratusan perwakilan dari 36 Kampus Asosiasi Lembaga Alquran Mahasiswa Indonesia (Alqumi), Gubernur NTB itu menyampaikan kekagumannya pada para pemuda yang berkumpul untuk membumikan Alquran.

"Tidak banyak mahasiswa berkumpul membangun organisasi mengokohkan ikhtiar perjuangan untuk membumikan dan menghadirkan Alquran di kampus-kampus," ujar TGB.

TGB menilai, ukhuwah yang dibangun dengan berorganisasi, terlebih tentang Alquran harus menghasilkan solusi terbaik bagi bangsa karena Alquran dari masa ke masa akan terus menginspirasi.

"Indonesia mencari sumber kekuatan untuk bersaing dan salah satunya adalah Alquran yang hidup dalam hati bangsa Indonesia, kalau Alquran bisa jadi inspirasi generasi terdahulu begitu juga sampai sekarang dan demi masa yang akan datang," lanjut TGB.

Sebelumnya, Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPI Salahudin mengatakan, kehadiran TGB merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk bertemu langsung tokoh yang dapat dijadikan teladan baik secara akademik maupun rohani.

"Kini kita kedatangan panutan paripurna, karena selain menjadi pemimpin beliau adalah ulama, keseimbangan akademis dan rohani sangat penting karena banyak doktor yang belum bisa membaca Alquran," ujar Salahudin.

Para mahasiswa terlihat antusias dengan memberikan pertanyaan dan berdiskusi. Acara kemudian ditutup dengan Shalat Zuhur berjamaah dengan TGB sebagai imam.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA