Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Jamie Vardy Kritisi Penggunaan VAR

Kamis 29 Mar 2018 08:50 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Hazliansyah

Jamie Vardy

Jamie Vardy

Foto: EPA/ANDY RAIN
Vardy menilai VAR tak cocok digunakan dalam sepak bola

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penggunaan video asisten wasit (VAR) saat pertandingan sepak bola dikeluhkan. Striker timnas Inggris, Jamie Vardy mengatakan, penggunaan alat perekam kejadian tersebut merusak semangat para pemain saat pertandingan berjalan.

Vardy mengungkapkan kekesalannya itu setelah Inggris gagal menang dari Italia saat kedua kesebelasan melakoni laga persahabatan, Rabu (28/3). Laga di stadion Wembley ketika itu berakhir imbang 1-1. Inggris gagal meraih kemenangan setelah unggul 1-0 lewat gol milik Vardy pada menit ke-26 babak pertama.

Namun keunggulan tersebut buyar setelah Lorenzo Insigne menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-87.

Gol balasan Italia terjadi lewat sepakan penalti. Hukuman 12 pas ke gawang Inggris diberikan wasit Deniz Aytekin setelah melihat pelanggaran yang dilakukan pemain Inggris James Tarkowski terhadap gelandang Italia Federico Chiesa di areal terlarang.

ESPN FC melaporkan, dari pantaun VAR tersebut, terekam Tarkowski menginjak kaki Chiesa.

"Kurasa itu keputusan yang terburuk," kata Vardy.

Striker Leceister City itu pun menilai VAR tak cocok digunakan dalam sepak bola.

"Mereka bisa menggunakan VAR di olahraga lain ketika mereka memberikan layar besar yang bisa dilihat oleh semua orang," ujar Vardy.

Menurut dia, VAR merusak ritme pertandingan. Karena wasit harus melihat VAR atas satu insiden di lapangan yang mendesak pertandingan diberhentikan beberapa saat.

Lalu kata Vardy, pertandingan akan kembali dimulai setelah wasit memberikan keputusannya dari hasil rekaman insiden di VAR.

"Pemain tidak tahu apa yang terjadi di sana. Dan pemain hanya berdiri menunggu," ujar dia. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA