Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Sripun tak Menyangka Bisa Bertemu Beckham

Kamis 29 Mar 2018 02:45 WIB

Red: Israr Itah

Duta Kehormatan Unicef, David Beckham bersama Sripun, saat berkunjung di Semarang.

Duta Kehormatan Unicef, David Beckham bersama Sripun, saat berkunjung di Semarang.

Foto: dok. Unicef 2018
Selama dua hari, Beckham berkeliling Kota Semarang.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sri Pundati (15), siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 17 Semarang yang akrab disapa Sripun, tak menyangka bisa bertemu legenda sepak bola Inggris David Beckham. Keduanya bersua pada Selasa (27/3).

"Beckham datang sekitar pukul dua siang. Kami saling bercerita dan bertanya banyak," kata Sripun di Semarang, Rabu (28/3), menceritakan kesannya bertemu dengan Duta Kehormatan Unicef itu.

Selama dua hari, Beckham berkeliling Kota Semarang, termasuk mengunjungi dua sekolah, yakni SMP Negeri 17, SMP Negeri 33 Semarang, dan Balai Kota Semarang. Duta Unicef ini mengkampanyekan anti-bullying.

Suami Victoria Beckham, eks-personel Spice Girls itu pun menyempatkan berkunjung ke rumah beberapa siswa di dua sekolah itu, termasuk Sripun yang tinggal di Jalan Jangli Nggabeng RT 5/RW 2, Tembalang.

Meski kunjungannya ke beberapa tempat itu berlangsung tertutup dan dirahasiakan, tetapi banyak penggemar eks-pemain Manchester United (MU) itu yang mengetahui rencana kunjungan dan menunggu kedatangannya.

Sripun secara lugas menceritakan kesannya bertemu dengan Beckham yang membahas banyak persoalan, khususnya soal perundungan terhadap anak dan perempuan sebagai tindakan yang harus dihentikan dan dihilangkan.

Gadis remaja itu pernah menjadi korban perundungan ketika masih duduk di sekolah dasar (SD). Namun, ia kini dirinya menjadi salah satu agen perubahan yang ditunjuk Unicef dan Yayasan Setara untuk mencegah perundungan di sekolahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA